♥ Neng Fiiefieen ♥

PERHATIAN!!!!!!!

PERHATIAN!!!!
Dilarang copas isi blog !!!
cukup mencantumkan LINK hidup

Thursday, 15 August 2013

[ Sinopsis ] Monstar Episode 12 ( part 1)


Sinopsis Monstar Episode 12 ( part 1 )

Saat perjalanan pulang,Se Yi mengatakan kalau hari ini sangat menyenangkan tapi Seon woo hanya menjawab ‘hmmm’.

Se Yi mengatakan bukankah seharusnya Seon Woo menjawab terima kasih. 

Seon Woo hanya terdiam mendengar perkataan Se yi.wajahnya langsung berubah.
 Se Yi mengatakan kalau ia lebih menyukai Seol Chan.

Seon woo tak merespon. Wajahnya sudah memperlihatkan betapa hancurnya Seon Woo saat mendengar Se Yi mengatakan itu.
Na Na sedang bernyanyi di ruang bawah tanah. Lagu yang dinyanyikan Na Na mengiringi kesedihannya dan kesedihan Seon woo.

Karena Seon Woo tak mengatakan apa-apa. Se Yi pamit pergi dan ia berbalik. 
“Se Yi!” tiba-tiba Seon woo memanggil Se Yi

Se Yi berbalik dan menatap Seon woo. Mereka berdua saling berpandangan. Mata seon woo mulai berkaca-kaca.

Na Na juga sedang larut dengan lagu yang dinyanyikannya. Lagu itu seperti mewakili hatinya.
Se Yi dan Seon woo masih berdiri dengan saling memandang.
Seol Chan sedang rekaman lagu untuk lagu duetnya dengan Ah Ri. Tapi mereka berdua rekaman terpisah.
 Seon Woo memanggil Se Yi yang akan pergi. Ia berkata kalau uang milik Se Yi terjatuh. Se Yi langsung melihat kebawah mencari uangnya.tapi tak ada uang yang terjatuh

“aku bercanda” kata Seon Woo melanjutkan.

Se Yi terkejut mendengarnya. Seon Woo juga mengatakan kalau hari ini ia tidak bisa bilang tidak apa-apa. Ia juga tidak bisa mengantar Se Yi pulang. Seon Woo berusaha tersenyum pada Se Yi dan pergi.

Se Yi hanya diam menatap punggung Seon Woo yang pergi meninggalkannya.Se Yi merasa bersalah pada Seon Woo,tapi Se Yi sudah mengambil keputusan yang tepat memilih satu diantara dua pria yang menyukainya.


Seon woo terlihat sedih.ia tak bisa menahan air matanya.ia bergumam,ditolak dua kali…itu sangat menyakitkan. Tapi itulah yang terjadi.
Seol Chan menyelesaikan rekamannya. Saat akan keluar dari studio rekaman,ia berpapasan dengan Ah Ri.Ah Ri memasang wajah kesalnya karena harus rekaman terpisah dengan Seol Chan.



Seol Chan di dalam kamarnya sedang sibuk menulis sebuah lagu dengan menggunakan gitarnya. Terlihat kulit jari-jari Seol Chan yang terkelupas karena belajar memainkan gitar.

Se Yi terlihat lesu. Lalu ia mendapat pesan multimedia dari Eun Ha. Eun Ha mengirimkan sebuah foto pada Se Yi. Foto saat Color Bar berkumpul.

Se Yi tersenyum saat melihat foto itu. lalu ia memperbesar untuk melihat foto itu. ia hanya memperbesar foto Seol Chan.raut wajah Se Yi langsung berubah murung.


Produser Byun terkejut saat mendengar Seol Chan keluar dari Color Bar. Itu berarti Seol Chan tak akan tampil di acara itu. Produser Byun marah besar,karena percuma saja hasil kerja kerasnya jika Seol Chan tidak tampil di acaranya.

Produser Byun juga meminta asistennya untuk mencari info tentang latar belakang Color Bar. Menyenangkan atau menyakitkan,mereka akan membuat penonton menangis.
Se Yi menceritakan pada ibunya jika ia kenal dengan Adam (Han Ji Wong).  Ibunya terkejut tak menyangka Se Yi bisa kenal dengan Adam (Han Ji Wong).

 Na Na memanggil Seon Woo saat berangkat sekolah. Na Na berkomentar jika wajah Seon Woo seperti habis ditampar.


Seon Woo tak bisa menjawab. Na Na tersenyum melihat reaksi Seon Woo,terlihat memang Seon woo kena tamparan cukup keras di hatinya.

Seon Woo juga tersenyum menyikapi Na Na.

Mereka berdua tak bisa lama-lama saling tersenyum sama lain karena Eun ha,Kyu Dong dan Do Nam datang dan menyapa mereka. Arrggghhhh~merusak suasana saja!!!!!

Seol Chan menghampiri Se Yi yang sedang berjalan menuju kelas. Seol Chan bertanya pada Se Yi,apa yang Se Yi lakukan sampai Se Yi tak menghubungi Seol Chan?

Se Yi hanya diam. “apa jangan-jangan,kau bertemu pria lain?” tanya Seol Chan

Se Yi tak menjawabnya tapi wajahnya mengatakan kalau memang iya.Seol Chan kaget melihat reaksi Se Yi. Ia juga bertanya,apa Se Yi bertemu dengan Seon woo?. Seol Chan kesal dan mengatakan walau ia telah mentoleransi Seon Woo tak seharusnya Se Yi melakukannya.

Se Yi menyangkal tuduhan seol Chan. bukan begitu.

“sungguh?kalau begitu kenapa kau seperti ini. kau benar-benar pintar membuatku jadi orang aneh (gila?) kau playgirl kan?” Seol Chan menunjuk Se Yi dengan tangannya


Se Yi terkejut saat melihat jari-jari tangan Seol Chan yang terkelupas.ia memegang tangan Seol Chan dan bertanya,kenapa seperti ini?

Seol Chan seketika menyembunyikan tangannya.”bukan apa-apa”

Seon Woo,Na Na dll memperhatikan Seol Chan & Se Yi. Seon Woo menghampiri mereka berdua dan mendorong Seol Chan. Seon Woo menyapa Se Yi.

Seol Chan,Se Yi,Na Na dll heran melihat sikap Seon Woo yang tiba-tiba kasar dengan Seol Chan.sebelum pergi Seon Woo mengingatkan kalau sepulang sekolah mereka akan latihan di ruang bawah tanah.dan hanya Seol Chan yang tidak ikut.

Seol Chan kesal dengan Seon Woo. Eun Ha mendekati Se Yi dan bertanya,kelihatannya sikap Seon Woo mulai berubah?

Se Yi tak menjawab pertanyaan Eun ha dan berlalu pergi. Seol Chan teringat perbincangannya dengan Seon Woo.

“bukankah kau seharusnya merasa bersalah padaku?”

“kenapa aku harus merasa bersalah kepadamu?”

Seol Chan lalu menghubungi Seon Woo.

Seon Woo menemui Seol Chan yang memanggilnya untuk mengajaknya bicara.Seol Chan menagatakan kalau ia sungguh-sungguh tidak ingin mengatakan ini tapi,walaupun ia melakukannya,ia akan mengatakannya nanti.Seol Chan maih bertele-tele mengatakannya membuat Seon woo kesal dan meminta Seol Chan untuk tidak bertele-tele.

“menjauhlah dari Min se Yi” kata Seol Chan

Seon Woo kaget dan Seol Chan meminta Seon Woo untuk membiarkan Se Yi sendiri. Seon Woo tersenyum mendengar ucapan Seol Chan.Seon Woo menjawab kalau ia tidak mau menuruti ucapan Seol Chan.

“apa kau sudah selesai dengan cara yang paling kau sukai? Lalu aku akan bersaing denganmu” ujar Seon woo sambil pergi.

Seol Chan bingung dengan ucapan Seon Woo. Lalu ia teringat sesuatu.
“pikirkan itu dulu. Sebelum kau melakukan sesuatu” 

 “apa-apaan ini? apa dia sedang mengatakan kalau dia tidak akan menjauh?jadi,dia akan berada di dekat Se Yi selama acara Goddess kiss dijadikan alasan”gumam Seol Chan. ia nampak khawatir.baiklah,aku tidak perlu ada di acara program itu….

Seol Chan berada di ruang bawah tanah. Ia akan membantu Se Yi dkk untuk mengaransemen lagunya karena ia tidak bisa berada di acara itu.


Mereka setuju jika Seol Chan membantu dengan mengaransemen lagu untuk mereka.


Na Na memperhatikan Seon woo yang hanya diam tak berkomentar.

Saat selesai latihan. Seol Chan mengajak Se Yi karena ia ada waktu senggang dan tiba-tiba Seon Woo juga mengajak Se Yi.


semuanya terkejut saat Seol Chan dan Seon Woo mengajak Se Yi bersamaan. Mata Na Na mulai berkaca saat tahu Seon Woo tak mau mengalah.

Eun Ha mengajak Na Na,Kyu Dong dan Do Nam untuk pergi duluan.Eun Ha mengerti situasi Se Yi saat ini.
 “apa yang akan kita lakukan?” tanya Seon Woo
Se Yi dan Seol Chan bingung. Lalu Seon Woo menarik tangan Se Yi mengajaknya pergi. Seol Chan berteriak kesal pada Seon Woo untuk melepaskan tangan partnernya.
 Tanpa sepengetahuan mereka, ibunya Se Yi mendatangi rumah Adam.

Ia bertanya pada Adam,Adam tahu kalau Se Yi adalah putrinya,tapi kenapa adam tak mengatakan apapun?

Adam menjawab bukankah Jae Kyung sendiri memintanya untuk berpura-pura tidak saling mengenal. Jadi ia tak punya alasan selain melakukan itu.dan juga adam bertanya,kenapa Jae Kyung tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi saat malam itu pada Se Yi? Karena sampai saat ini Se Yi masih salah paham tentang apa yang terjadi malam itu.Adam sendiri juga tidak tega memberitahunya pada Se Yi.
Jae Kyung menjelaskan kalau ia hanya ingin melindungi Se Yi. Dan biarkan Se Yi yang menghukumnya. Karena ia tidak menuruti permintaan suaminya yang melarang ia bertemu dengan Adam. 
Adam juga mengatakan sebelum ia mengenal Se Yi,ia juga hidup sambil membenci dan mengutuk Jae Kyung. Ia juga berpikir setelah membuat hidupnya seperti ini,apa kalian masih hidup bahagia?. Se Yi menceritakan semuanya apa yang terjadi malam itu,bahwa ayahnya meninggal.dan malam itu juga,ayahnya melihat Adam.ia penasaran,apa itu semua yang membuatnya kecelakaan? Jadi ia tak bisa mengatakan apapun pada Se Yi.
Jae Kyung tak bisa menahan airmatanya.Jae kyung juga meminta Adam untuk tetap tidak mengatakannya pada Se Yi. Dan setelah ini berakhir (Color Bar latihan di rumah adam),ia meminta Adam untuk tidak bertemu dengan Se Yi.

“kesalahpahaman itu…apa kau tetap membiarkannya?” tanya Adam pada Jae Kyung

Jae Kyung mengangguk iya. Sampai Se Yi tumbuh dewasa dan menjadi kuat,ia akan membiarkannya.

Adam menatap Jae Kyung mengerti.

Seol Chan sedang berbicara dengan Seon Woo di luar café. Se Yi memperhatikan mereka di dalam café.
 “Jung Seon Woo,apa yang kau lakukan? Kau sangat kekanak-kanakan saat ini” ujar Seol Chan

Seon Woo tahu,ia menjawab kalau seseorang pernah bilang jika kedewasaannya adalah kekurangannya. Jadi ia mencoba bersikap kekanak-kanakan.jadi ia akan bersaing dengan Seol Chan.

Seol Chan tersenyum geli. “apakah menyamakan level denganku berarti menjadi kekanak-kanakan?”

“tentu saja,bukankah itu sudah jelas” jawab Seon Woo.

Seol Chan bertanya,apakah itu berarti kalau dirinya kekanak-kanakan?

“kau tak tahu?” jawab Seon Woo tersenyum.Seol Chan akhirnya mengerti dengan berubahnya sikap Seon Woo.
Di dalam café,Se Yi terlihat cemas dengan Seol Chan dan Seon Woo. Ia bergumam,apa yang mereka lakukan? Memalukan sekali!.


 Lalu Seon Woo tak sengaja menoleh ke Se Yi. Dan Seol Chan mengetahuinya. Seon Woo tersenyum pada Se Yi dan membuat Seol Chan geram. Lalu Seol Chan menunjukkan sikap kekanak-kanakannya yang sebenarnya pada Seon Woo. Ia melambai-lambaikan tangannya ke wajah Seon Woo agar Seon Woo tak memandangi Se Yi.


Lalu Seon Woo mendapat pesan dari Na Na dan ia pergi menemui Na Na yang sudah  menunggunya.
Na Na mengatakan pada Seon woo,bahwa ia pernah bilang ia sudah melihat banyak musisi kehilangan identitas mereka  dengan mencoba menyamakan selera orang lain.

Tentu saja itu menyindir Seon Woo yang merubah sikapnya agar Se Yi menyukainya.


Seon Woo mengerti maksud perkataan Na Na. ia mengatakan kalau ia sedang berlatih melepaskan Se Yi. Karena ia tak bisa melepaskan Se Yi begitu saja,tapi suatu saat ia rasa ia harus melepaskannya.perlahan-lahan ia mencoba melepaskan se Yi.

“kenapa? Karena kau tak ingin kalah?” tanya Na Na

Seon Woo hanya tersenyum dan menoleh Na Na. Na Na mengerti,raut wajah Na Na berubah sedih. 
Guru dok bertanya pada Joon Hee soal tempat latihan All For one. Joon hee menjawab kalau itu rahasia. Guru Dok kaget,bukankah ia adalah guru pembimbing All For One?

Joon Hee mengatakan kalau Guru dok juga wali kelas dari mereka (Color Bar) jadi ia tetap tidak mengatakannya.
 Eun Ha tak percaya apa yang ia dengar kalau All For One berlatih diam-diam. Dan All For One juga punya senjata rahasia untuk mengalahkan Color Bar.

Do Nam dan Kyu Dong kaget apa yang ia dengar dari Eun Ha. Senjata rahasia? Apa itu?

Eun Ha menjawab kalau ia tak tahu. Eun Ha juga meminta Do Nam mencari orang untuk memata-matai All For One. Do Na mengatakan kalau ia tak punya orang-orang seperti itu.

“bagaimana jika aku minta Na Na?” tanya Eun Ha


“na Na bukan orang seperti itu!” jawab Do Nam dan Kyu Dong berbarengan.
Eun ha heran karena Do Nam dan Kyu Dong membela Na Na. tiba-tiba Hyo Rin dan Jae Rok berpapasan dengan mereka.Hyo Rin & Jae rok memandangi mereka dengan sinis.

“apa yang akan mereka tampilkan di acara itu?” tanya Kyu Dong penasaran



Eun Ha menjawab mereka takkan mengulang tampilan mereka yang sebelumnya,dimana Hyo Rin menjadi vocal saat itu.tiba-tiba ada sesuatu yang terlintas di pikiran Eun Ha.senjata rahasia?. Eun ha tertawa apa yang ia lihat dipikirannya lalu Eun Ha menjetikkan jarinya.dan…
 Eun Ha membayangkan Joon Hee,Hyo Rin dan Jae rok menari-menari layaknya anak-anak TK. Joon he dan Jae Rok terlihat lucu dengan memasang wajah imut mereka.
 Do Nam dan Kyu Dong ikut tertawa melihat aksi kocak All For One yang dibayangkan Eun Ha.



Color Bar latihan di ruang bawah tanah dan Seol Chan juga ada disana. Ia terlihat gerah melihat Seon woo yang terlalu dekat dengan Se Yi. 
 Lalu ia mendapat telepon dari ibunya yang mengatakan kalau orang dari Management ke rumah dan mengambil barang-barang Seol Chan. Seol Chan mengatakan kalau ia akan tinggal di asrama tapi Ibunya meminta agar Seol Chan tetap tinggal di rumagh dan Ibunya akan menyuruh orang-orang itu tidak membawa barang-barang Seol Chan.

Seol Chan tak bisa menjawab apa-apa.


“kapan kau akan tampil?” tanya adam yang tiba-tiba datang

Seol Chan menjawab kalau ia tak akan tampil.

“ruang bawah tanah selalu penuh,dan seorang idola tak bisa melakukannya di jalananan” ledek Adam
Seol Chan menjawab dengan pede,meskipun ia bukan idola,jika ia tampil di jalanan,para perempuan akan mengejarnya.

Adam tersenyum mendengar jawaban Seol Chan.

“hukum? Tidak ada gunanya.dia dihukum oleh seluruh dunia saat ini” ujar manager Hong

“apa kau bersembunyi karena kau melakukan sesuatu yang jahat?”

“perasaan sesungguhnya dunia tak akan pernah mendukungmu selamanya”


Kata-kata itu terngiang di pikiran Seol Chan. lalu ia mengatakan pada Adam,walau sebenarnya ia tak suka mengakui kehebatan orang lain tapi ada salah satu musisi yang sangat ia sukai. Dia adalah J-Han.impiannya semakin besar saat mendengarkan lagu-lagu darinya.

Adam terkejut. Seol Chan mengatakan kalau ia hanya ingin mengatakannya saja dan lalu ia pergi meninggalkan Adam yang sedang asyik menyiram tanaman.

Produser Byun sedang mengamati foto Color Bar. 

“manusia radio? Dia dikucilkan” komentar produser Byun saat melihat foto Kyu dong

Produser Byun juga meminta asistennya untuk memfokuskan kehidupan Kyu dong yang dikucilkan. 

“gambarkan anak ini sebagai anak haram” perintah produser Byun saat melihat foto eun Ha

“apa?aku tak merasa dia anak haram” jawab Penulis Jo,asisten Produser Byun.

Produser Byun melirik kesal ke arah asistennya itu.lalu Penulis Jo mengatakan kalau anak ini sangat menarik. Sambil memperlihatkan foto Na Na. kabarnya anak ini punya banyak orang.Penulis Jo juga memberitahu tentang ayah Na Na pada produser Byun.

Produser Byun terkejut saat asistennya itu membisikkannya. “kecualikan dia”

Penulis Jo kaget,karena menurutnya latar belakang Na Na sangat menarik.

“bagaimana dengannya?” tanya produser byun memperlihatkan foto seon Woo

Penulis Jo,meminta produser Byun untuk mengecualikan Seon Woo lalu ia membisikkan dan memberitahu produser Byun tentang keluarganya seon Woo. 

Tentu saja Produser Byun terkejut.kecualikan dia!


Dan yang tersisa hanya foto Se Yi. Penulis Jo mengatakan kalau tidak ada sesuatu yang menarik tentang latar belakangnya. Dia hanya murid pindahan. 

Tiba-tiba penulis Jo teringat sesuatu dan mengatakan kalau Color Bar latihan di ruang bawah tanah di rumah temannya ayahnya Se Yi. Dan temannya ayahnya Se Yi adalah J-Han.

Produser Byun terkejut mendengar nama J-Han.J-Han? Musisi yang menyembunyikan diri karena melakukan kesalahan?

Penulis Jo membenarkan.Penulis Jo tidak yakin dengan mengungkap latar belakang Color bar di acara Goddess Kiss,mereka pasti tidak adak berpartisipasi. Produser Byun tetap yakin dan meminta penulis Jo tetap melakukan tugasnya. Penulis jo kesal dan produser Byun memberi saran pada asistennya itu,jika kau membencinyaberitahu Seol Chan apa yang terjadi.

 Seol Chan sedang melatih Se Yi untuk menyesuaikan ritme gitarnya. Tiba-tiba ia mendapat pesan dari penulis Jo.ini tentang Color Bar. Karenamu,teman-temanmu mungkin berada di situasi yang sulit.


Seol Chan terkejut dan menelepon penulis Jo. Ia marah pada penulis Jo karena latar belakang teman-temannya akan di ungkap di acara Goddess Kiss.


Seon Woo tak sengaja mendengarnya. Ia bertanya,apa yang terjadi?

Seol Chan menjawab kalau tidak ada.

“apa maksudmu tentang acara yang akan membahas latar belakang teman-teman?” tanya Seon Woo ingin tahu

Seol Chan tetap tidak memberitahu Seon Woo lalu ia pergi menemui Produser Byun.

Seol Chan meminta Produser Byun menghentikan semuanya. Produser Byun juga mengatakan walau Seol Chan seorang idola tapi Seol Chan tak bisa ikut campur seenaknya.

“karena aku keluar,bukankah kau hanya memanfaatkan teman-temanku?” kata Seol Chan kesal

Produser byun menjawab kalau ini akan membuat acaranya semakin menarik.Seol Chan meminta produser Byun jangan berusaha terlalu keras karena teman-temannya tidak akan ikut dalam acara itu.

Tapi produser Byun mengatakan jika Seol Chan tak setuju,ia akan membatalkan Tim SMA Bukcheon (sekolah Seol Chan ).dari yang ia dengar,Color Bar sangat tertarik di acara Goddess Kiss.

Seol Chan terlihat bingung dan memikirkan sesuatu di dalam mobil. Sedangkan manager Hong terus mengoceh dan mengatakan lebih baik Color Bar menyerah. Karena Produser Byun sangat menyebalkan.

Seol Chan bersikeras dan akan membicarakan masalah ini pada Direktur Go.
Direktur Go kesal saat mendengar Seol Chan akan bergabung dengan Color Bar di acara Goddess Kiss. Direktur Go mengatakan Seol Chan tak bisa melakukan sesuatu yang tak bisa kau lakukan. Apa Seol Chan tak memikirkan Member MIB yang lain?
Manager Hong juga berusaha membujuk seol chan dan meminta teman-teman Seol Chan utnuk menyerah. Seol Chan tak menjawab apa-apa. Wajahnya terlihat kalau ia bersikeras akan ikut di acara itu.

Direktur Go mengatakan jika di acara Goddess Kiss itu bintang tamunya adalah salah satu teman dari Grup Ah Ri,Stella,ia akan memikirkannya. 

Manager Hong terus membujuk Seol Chan untuk melupakannya saja.

Seol Chan menemui Ah Ri. Ia meminta tolong pada Ah Ri untuk meminta Stella agar bersedia menjadi bintang tamu dalam acara Goddess Kiss. 
 Ah Ri menolak dan meminta Seol Chan untuk memohon pada Stella sendiri. 

Seol Chan mengatakan kalau Stella hanya mau mendengarkan perkataan ah Ri.

Seol Chan bertanya,apa yang harus ia lakukan agar Ah Ri menolongnya? 

“apa yang bisa kau lakukan untukku?” tanya Ah Ri balik

Seol Chan bersedia melakukan project menyanyinya dengan Ah Ri.

“apa yang akan kau lakukan? Bagaimana? Bahkan denda yang tak dibayar kena bunga. Apakah itu saja cukup?bukankah kau harus melakukan lebih dari itu?” Ah Ri mencoba tawar menawar dengan Seol Chan

Seol Chan dengan wajah kesal meninggalkan kantor management Ah Ri. Jika kau melakukannya,aku akan mempertimbangkannya? Itu terlalu banyak untukmu kan?

Di sekolah,Seol Chan berpapasan dengan Ma Joon He. 

“bukankah kau keluar?” tanya Joon He tiba-tiba

“aku tahu kau akan begitu,Idola” lanjut joon He

Joon he mengatakan meskipun Seol Chan hebat,Seol Chan tak bisa melakukan apapun yang Seol Chan inginkan.itu perbedaan antara kau dan aku,Idola.

Seol Chan melirik kesal pada Joon He. Tak lama,Joon hee berpapasan dengan Seon woo.

“apa yang kau sembunyikan kali ini sebagai senjata rahasiamu?” tanya Seon Woo

Joon hee tersenyum.”kudengar Yoon Seol keluar”

Seon Woo mengiyakan. Joon Hee bertanya,apa bisa kalian tanpa Seol Chan?. 

Seon Woo mengiyakan lagi.

Joon hee mengatakan mungkin Yoon Seol Chan akan sulit untuk keluar karena Produser Byun tak akan membiarkannya begitu saja. Alasan Produser Byun adalah yoon Seol Chan. Jika Produser Byun tidak mendapatkan Yoon Seol Chan,maka ia akan mencari cara lain. 


Seon woo teringat saat Seol Chan menelepon seseorang dan mengatakan,apa yang kau bicarakan? Kenapa membahas latar belakang anak-anak dalam acara itu?

Seon Woo akhirnya mengerti yang dimaksud Seol Chan. 

“sepertinya produser Byun memang sudah melakukan sesuatu” ujar Joon Hee saat melihat reaksi wajah Seon woo yang syok.

Seon Woo kesal dan pergi.



Di dalam kelas,Seol chan melirik Se Yi,Na Na,Do Nam,Kyu dong dan Eun Ha. Perkataan Joon He juga terngiang di pikirannya. Meskipun kau sok hebat,kau tak bisa melakukan apapun yang kau inginkan. Itu perbedaan antara kau dan aku,Idola.

Wajah Seol Chan terlihat sedih,ia tak ingin teman-temannya terluka.

SEon Woo masuk kelas dan memberi isyarat pada Seol Chan untuk keluar kelas dan bicara dengannya.
~to be continued~

5 komentar:

noona said...

jinjja gomawoo!! finally it comes out. waiting for part 2. hwaitiing!!!

riana fitri yani said...

akhir.y,,,sinopsis yg dtunggu2,,,mkasih mba,,:D

Neng Fiiefieen said...

@ All : makasih sudah setia menunggu ^^ dan maaf baru bisa posting. maklum masih dalam keadaan mabuk perjalanan.

Linda azkiazalfa said...

Setelah bolak balik kesini akhirnya keluar juga epi 12. Ditunggu endingnya yah mba.
Makasih...
Fighting.. ^_^

Linda azkiazalfa said...

Setelah bolak balik kesini akhirnya keluar juga epi 12. Ditunggu endingnya yah mba.. Makasih.
Fighting mba..^_^

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya ^^
walau aku tak membalas satu per satu,tapi aku selalu membaca komentar kalian