♥ Neng Fiiefieen ♥

PERHATIAN!!!!!!!

PERHATIAN!!!!
Dilarang copas isi blog !!!
cukup mencantumkan LINK hidup

Thursday, 25 July 2013

[ Sinopsis ] Monstar Episode 10 ( part 2)



"ahjussi,bau mulut kalian bikin aku gak kuat,hiks"
Sinopsis Episode 10 ( part 2 )


Eun Ha dan Se Yi datang ke rumah Adam.

Dan ternyata Kyu Dong juga ada disana sedang berlatih bermain piano.Eun Ha meminta Kyu Dong untuk meneruskan latihannya. Dan Eun Ha juga heran pada Adam karena Adam punya alat music sebanyak ini.

 Se Yi bercerita kalau Adam saat SMA punya sebuah band dengan ayahnya. 

Mungkin alat music itu ada hubungannya saat mereka SMA.

Eun Ha juga penasaran kenapa Adam hidup seperti seorang penjahat. Kyu Dong dan Se Yi sepertinya punya pemikiran yang sama dengan Eun Ha.

“bagaimana aku bisa tahu apa yang terjadi padanya?” gumam Eun Ha penasaran.

Lalu Eun Ha punya keinginan untuk bermain alat music. Ia ingin belajar piano juga seperti Kyu Dong. 

“bagaimana jika aku minta Seol Chan mengajariku bermain piano?” tanyanya pada Se Yi.

Se Yi hanya tersenyum lalu Eun ha mengatakan itu tak mungkin. Walau ia dekat dengan Seol Chan bukan berarti ia harus memanfaatkan Seol Chan.

Wajah Se Yi langsung berubah muram.
 Eun Ha melihat sebuah gendang dan ia mengambilnya dan ia mencoba memainkan.
 
Eun Ha mencoba memukul gendang itu dengan irama. Se Yi mengiringi dengan gitarnya dan Kyu Dong juga memainkan pianonya. Mereka bertiga memainkan instrument yang menawan.
Mereka berada di rumah Adam hingga malam hari.



Seon Woo masih menemani Na Na. Seon Woo juga sempat bertanya pada Na Na,apa Na Na suka membuat pakaian?

Na Na menjawab kalau ia hanya melakukannya saja. Tak ada hal lain yang lebih baik untuk dilakukan. Na Na bercerita bagaimana awal ia memilih untuk membuat pakaian. 


“ibuku adalah wanita aneh. Dia bahkan tak tahu dimana taman bermain saat dia kecil. Di bar,perempuan-perempuan cantik mengganti pakaian mereka setiap hari. Dan mereka datang dan kembali. Mereka seperti boneka. Jadi aku mulai membuat pakaian boneka. Tapi aku mulai tumbuh sedangkan boneka tidak. Aku mulai bosan. Jadi saat itu aku membuat pakaian untuk orang”

Seon Woo mendengarnya tanpa berkomentar

Tiba-tiba Na Na bertanya,apa Seon Woo yakin dengan cita-citanya?

Seon Woo tak menjawab. Na Na mengatakan bahwa Seon Woo pasti yakin tentang hal itu. ia juga mengatakan jika seseorang tak punya cita-cita maka orang itu diperlakukan seperti bukan apa-apa. Maka dari itu Na Na bercita-cita untuk lulus SMA dan meninggalkan rumah. Ayahnya juga sudah berjanji mengijinkan Na Na meninggalkan rumah jika Na Na lulus SMA. 

Bahkan ayahnya tak akan mengirim preman-preman berpakaian hitam itu untuk menjemputnya.

Seon Woo hanya tersenyum. Na Na juga meminta agar sisa kupon 
‘bermain’nya dipakai untuk biaya les gitar dengan Seon Woo. Seon Woo kaget mendengarnya. Na Na menjelaskan kalau ia ingin sekali bisa memainkan gitar/bass.


Seol Chan sedang gelisah di kamarnya. Ia sedang memikirkan cara untuk memberitahu Se Yi tentang perasaannya. Ia berlatih sebelum mengatakannya pada Se Yi.

“hey,aku…menyukai…” Seol Chan terbata-bata

 Ia teringat saat Seon Woo mengutarakan perasaannya pada Se Yi didepan Seol Chan.aku menyukaimu,Min Se Yi.

“aku tidak hanya mengatakannya,aku menyukaimu,Min Se Yi”

Kata-kata Seon Woo terngiang di benak Seol Chan. Seol Chan ingin mencari kata-kata yang beda dari yang dikatakan  Seon Woo.

 “apa tak ada kata lain? …like?...aku mencintaimu?..tidak,tidak itu jijik” Seol Chan masih kebingungan mencari kata-kata untuk ‘menembak’ Se Yi.

 Seol Chan kesal karena tidak dapat ide. Ia merebahkan dirinya di tempat tidur dan menatap boneka ‘pacar domba’.

“karena aku sekarang sudah punya pacar.aku mengembalikan ini”

Seol Chan teringat boneka itu,kenapa boneka itu ada ditangannya. Ia mengambil boneka itu dan bertanya,tapi kenapa kau menerima ciumanku?


Se Yi baru saja pulang dari rumah Adam. Ia berjalan mengendap-ngendap sambil melirik tangga. Tangga saat Se Yi dan Seol Chan berciuman.

Se Yi melanjutkan jalannya dan ia berhenti didepan TKP (tempat Kejadian ‘ciuman’ Pertama,hehe). Ia menatap tempat itu.
Lalu Se Yi memilih tidak melewati tempat itu,ia lewat samping.

(mungkin ia tak ingin merusak TKP itu,hehe)


Dan ia juga menatap tempat dimana Seol Chan muncul saat itu. ia terkejut ada orang yang memanggilnya dan lagi-lagi Seol Chan muncul dari tempat itu.

 “kenapa kau berkeliaran sampai malam?” tanya Seol Chan

 Se Yi tak menjawabnya dan malah bertanya,sejak kapan Seol Chan ada disana?.seharusnya Seol Chan meneleponnya terlebih dahulu.
Seol Chan sepertinya baru menyadari kalau seharusnya yang ia lakukan adalah menelepon Se Yi terlebih dahulu.

Se Yi bertanya alasan Seol Chan datang menemuinya apa untuk minta maaf?

Seol Chan menjawab,tidak. 

Membuat Se Yi kaget.lalu apa?

Seol Chan mengatakan bukankah Se Yi pernah bilang seharusnya Seol Chan minta maaf jika Seol Chan bercanda..

Se Yi membenarkan.


“Jadi,aku tak perlu minta maaf.sebenarnya…” Seol Chan gugup 
mengatakannya

Se Yi penasaran,apa?

“sebenarnya…aku melakukan itu…alasannya adalah…jadi…”
 Se Yi kesal mendengar Seol Chan yang terbata-bata.”jangan katakan lagi”

Seol Chan mendelik. Se Yi meminta Seol Chan untuk tidak membicarakan hal itu  (ciuman).

“aku bertanya kenapa kau datang? Bukan bertanya,kenapa kau melakukan itu? dan juga itu…” Se Yi tak melanjutkan pekataannya.


Seol Chan gugup mendengar kelanjutan perkataan Se Yi. 
“tentang itu…tentang itu..jangan katakan” lalu Se Yi menunduk malu.
Pipinya Se Yi mulai memerah. Seol Chan mengerti dan dengan pipinya yang memerah ia  berkata,kalau ia tak akan mengatakannya lagi.
 Kereennn abis pipi merah Se Yi dan Seol Chan. mereka berdua terlihat unyu-unyu.

Mereka berdua malu-malu kucing. Malu-malu khas ABG.
 Seol Chan lalu berpamitan pergi tapi Se Yi menahannya.
 
Se Yi mengatakan akan mengantar Seol Chan sampai mobil. Dengan alasan Seol Chan pasti merasa bosan jalan sendiri.

“aku bisa pergi sendiri” kata Seol Chan

“benarkah? Oke kalau begitu” Se Yi ngambek

Seol Chan menahan dan memegang tangan Se Yi. “kau sudah jalan sampai sini”
 Se Yi terkejut saat Seol Chan memegang tangannya. Seol Chan tersadar dan melepas tangan Se Yi.Se Yi melanjutkan jalannya tapi ia berhenti dan menoleh. Ia seperti mendengar seseorang mengikuti mereka.

 “apakah ada yang mengikuti kita?” tanya pada Seol Chan

 Seol Chan menoleh dan melihat tak ada siapapun. “Hey,kau menakutiku.kenapa kau melakukan itu”

“kau lebih menakutkan” jawab Se Yi.wkwk


Seol Chan tak mau berdebat dan ia melanjutkan jalannya.
 
Dan ternyata memang benar 2 ahjussi sedang mengikuti Se Yi dan Seol Chan. 

mereka mengiringi Se Yi dan Seol Chan dengan menyanyikan sebuah lagu.

 “kita sudah sampai” ujar Seol Chan.


Se Yi mengiyakan lalu ia pamit untuk pulang . Seol Chan menahannya . Seol Chan mengantar Se Yi pulang dengan alasan gang yang mereka lewati sangat gelap.
 2 ahjussi itu juga mengikuti lagi mereka berdua.

Tapi setelah sehari bertemu denganmu,aku lengah. Apakah ini cinta? Aku hanya bisa tersenyum.jantungku terus berdebar. 
Dan mereka berdua saling antar mengantar. Setelah Se Yi mengantar Seol Chan,Seol Chan mengantar Se Yi hingga seterusnya. Jadi 2 ahjussi itu mengiringi mereka yang berputa-putar melewati jalan yang sama.wkwk

 Ekspresi Se Yi dan Seol Chan terlihat malu-malu kucing.mereka berdua seperti tak ingin berpisah.kalau tidak salah mereka 6 kali bolak-balik saling antar.


Sampainya di depan rumah Se Yi. Se Yi mengatakan kalau Seol Chan sudah bisa benar-benar pergi sekarang. Seol Chan mengiyakan.


Mereka berdua saling pandang. Tiba-tiba ibunya Se Yi datang dan menghampiri Se Yi dan Seol Chan. Se Yi terkejut.

Seol Chan memberi salam pada ibunya Se Yi. Tiba-tiba Se Yi mengatakan kalau Seol Chan adalah teman sebangkunya.
“kau penyanyi itu kan?” tanya Ibunya Se Yi tiba-tiba.

Se Yi dan Seol Chan terkejut. Lalu Se Yi mengatakan pada Seol Chan kalau ia tak memberitahu ibunya.

Seol Chan tersenyum senang.lalu Se Yi meminta Seol Chan pergi dan Se Yi langsung meninggalkan Seol Chan dan ibunya.

Seol Chan pamit pergi pada ibunya Se Yi. Ibunya Se Yi terlihat menyukai Seol Chan.


Ibunya Se Yi menemui Se Yi di kamarnya. Tapi Se Yi melarang ibunya masuk kamar. Ibunya tak menuruti Se Yi dan ia malah masuk kamar Se Yi.

Ibunya bertanya,apakah Seol Chan hanya teman sebangku Se Yi?

Se Yi terlihat kesal dan marah saat ibunya ikut campur urusannya.Ibunya Se Yi mengerti dan ia langsung keluar kamar Se Yi.


Pagi hari saat berangkat sekolah. Suasana hati Seol Chan terlihat sedang senang. Ia bernyanyi dan menari di dalam mobilnya.

“apa yang kau lakukan?” tanya Manager Hong saat melihat tingkah seol Chan

Seol Chan menjawab kalau manusia itu harus tidur agar mereka bisa bangun pagi hari.Seol Chan senyum-senyum sendiri.

Manager Hong semakin bingung mendengar jawaban dari Seol Chan.

“setelah aku bangun pagi,semuanya terlihat mudah” ujar Seol Chan

Manager Hong menyetujui perkataan Seol Chan.

“aku adalah tipe orang yang hanya mengatakan apa yang perlu kukatakan” kata Seol chan sambil tertawa senang.

Seol Chan bernyanyi dan menggerak-gerakkan badannya.Manager Hong juga ikut senang dan bernyanyi bersama.
Aku mencoba mengatakan aku mencintaimu. Namun aku tak bisa mengatakannya.


Di dalam kelas,mereka terlihat tak canggung lagi. Seol Chan memulai percakapan,ia bertanya kapan ibunya Se Yi datang?

Se Yi menjawab sudah beberapa minggu yang lalu. Seol Chan juga bertanya,bagaimana ibunya tahu tentang Seol Chan. Se Yi menjawab kalau ia tidak pernah mengatakannya. Seol Chan tersenyum.

Seol Chan juga mengatakan kalau Ibunya Se Yi sangat baik.

Se Yi seperti tak senang mendengarnya.



Seon Woo menghampiri Seol Chan dan menyapa Seol Chan. “lama tak bertemu”

Seol Chan menjawab kalau ia datang kemarin.

(bukankah Seon Woo tahu saat Seol Chan datang.apa itu hanya basa-basi saja pada Seol Chan?)

Tiba-tiba Eun Ha meminta Seon Woo mengajarinya dan Se Yi untuk ujian akhir. Se Yi terkejut mendengarnya. Eun Ha menjelaskan kalau ia benar-benar harus mendapat nilai yang bagus.kalau tidak,aku akan dipukuli…

Eun Ha tak melanjutkan dan langsung ia mengalihkan topic bicara. Alasannya adalah tidak boleh ada yang dapat peringkat terakhir di anggota Color Bar.

“siapa yang peringkat terakhir?” tanya Seol Chan dan ia langsung melirik Se Yi.

Se Yi sadar kalau Seol Chan sedang menatapnya dan berarti Seol Chan menganggap Se Yi yang mendapat peringkat terakhir. Mereka berdua saling pandang.Seol Chan terlalu meremehkan Se Yi.

Eun Ha membenarkan bukankah Se Yi mendapat peringkat terakhir jika Se Yi tak tahu bagaimana harus belajar dengan kurikulum yang berbeda dari sekolah sebelumnya. Dan juga ini ujian pertama Se yi di korea.


Seon Woo mengerti dan menyetujui permintaan Eun ha. Seol Chan hanya menatap Seon Woo. Begitu juga dengan Seon Woo. Ia menatap Seol Chan dan langsung kembali ke temapt duduknya.

“kami akan belajar dan kau bernyanyi” kata Eun Ha menghibur Seol Chan.

Saat pelajaran olahraga,Guru Choi meminta para muridnya untuk bertanding sepakbola berpasangan. Pasangan terbaik akan mendapat nilai sempurna untuk tugas akhir mereka.dan Guru Choi sendiri yang memilih pasangan mereka.

Dan ternyata sudah terpilih yang menjadi 2 tim. 

Tim pertama adalah Seon Woo,Se Yi,Jae Rok dll dan tim kedua adalah Seol Chan,Na Na,Eun Ha,Kyu Dong dan Do Nam.

Seon Woo berdiri disamping Se Yi. Seol Chan berdiri di samping Na Na. Kyu Dong berdiri di samping Do Nam.

(sepertinya Guru Choi sengaja memilihkan pasangan untuk Seon Woo)

Guru Choi meminta 2 tim memegang tangan pasangan yang disampingnya.

Seon Woo memegang tangan Se Yi. Seol Chan kesal melihatnya. Lalu Seon woo mencengkeram tangan Se Yi lebih erat. Se Yi kaget.

Seol Chan hanya memandangi Seon Woo dengan kesal.

“seperti ini” kata Guru Choi memberi contoh dan mengangkat tangan Se Yi-Seon Woo yang berpegangan tangan dengan erat.

Seol Chan memegang tangan Na Na dengan erat bahkan sangat erat. 

Membuat Na Na kaget dan Na Na baru sadar kalau seol Chan marah dengan Seon Woo yang menjadi pasangan Se Yi.

Do Nam terlihat malu-malu memegang tangan Kyu Dong. Ini pasangan yang lucu.wkwk


Guru Choi memulai pertandingannya. Dan yang menendang pertama adalah Seol Chan dan Seon Woo. 

Seon Woo yang mendapat bolanya dan Seol Chan sudah terlihat kesal.
Seon Woo dan Seol Chan saling berebut bola. Tapi Seol Chan selalu kalah.

Dan tim Seon Woo mencetak gol. Seol Chan terlihat semakin kesal.

Dengan wajah kesal,Seol Chan berusaha merebut bola. Tapi gagal lagi. Seon Woo mencetak gol untuk kedua kalinya.

Guru dok datang untuk melihat pertandingan murid-muridnya.
Kyu Dong hampir saja terjatuh karena kelelahan dan Do Nam menahannya. 

“kenapa kau tak bisa mengikuti? Apa kau tak pernah berolahraga?” ledek Do Nam

“Cha Do Nam,katakan itu pada dirimu sendiri” jawab Kyu dong sambil melirik perut Do Nam.haha

Kyu Dong langsung lanjut berlari dan menendang bola di depannya.
Seol chan sudah mendapatkan bolanya tapi ia gagal juga karena Seon Woo bisa mengambil alih bola itu dari Seol Chan.

Na Na kesal dan meminta Seol Chan melakukannya dengan benar.


Dan lagi-lagi Seon Woo mencetak gol.

Se Yi Nampak kelelahan,ia tak bisa berlari lagi.

“apa kau sangat lelah?” tanya Seon Woo
Se Yi menjawab saat dia di Selandia baru,ia banyak berlari mengurus domba. 

Tapi saat ini sangat berbeda.Seon woo tersenyum mendengarnya dan menyuruh Se Yi istrahat.
Seol Chan juga terlihat kelelahan. Ia meminta Na Na untuk beristirahat sebentar. Karena otot yang ia gunakan saat menari dan berlari sangat berbeda.

Na Na tak menjawabnya dan menarik tangan Seol Chan tapi Seol chan menarik tangan Na Na lagi. 
Seol Chan sadar saat melihat Jae Rok mencoba menendang bola. Jae Rok mengarahkan bolanya ke Se Yi.

Jae Rok menendang keras bola itu. Seon Woo terkejut dan mencoba menjadi tameng utnuk Se Yi. Tapi ia terlambat karena Seol Chan sudah jatuh tergeletak karena berusaha menangkas bola yang terarah ke Se Yi.

Semuanya terkejut dan mendekati Seol Chan. Seol Chan membuka matanya sedikit demi sedikit dan yang dilihatnya adalah Se Yi di depannya. Lalu Seol Chan jatuh pingsan.
Seol Chan terbaring di ruang UKS. Se Yi dan teman lainnya menunggu di luar UKS. Guru Dok mengatakan kalau Seol Chan baik-baik saja. Seol Chan hanya perlu beristirahat. Dan Guru Dok juga menyuruh Se Yi dan yang lainnya untuk kembali ke kelas.

Se Yi terlihat khawatir saat meninggalkan Seol Chan sendiri di ruang UKS.ia menoleh ruang UKS.
Di ruang kelas,Jae Rok mengatakan kalau Seol Chan hanya bersandiwara. Ia hanya cari perhatian. Kyu Dong,Do Nam dan Na Na kesal mendengar jae Rok mengatakan hal itu.

Salah seorang murid menyangkal kalau Seol Chan tidak seperti itu. Jae Rok marah mendengarnya dan ia mendekati murid itu.
Tiba-tiba Seon Woo datang dan Jae Rok langsung takut. Seon Woo memandang jae Rok dengan pandangan marah dan kesal.
Seon Woo melihat Se Yi yang memandangi bangku Seol Chan.


Na Na menyadari kalau seon Woo memperhatikan Se Yi.lalu Se Yi berdiri dan menuju ruang UKS. Eun Ha melihatnya.

Se Yi ada di ruang UKS untuk melihat kondisi Seol Chan. Seol Chan masih berbaring tak sadarkan diri. 
 “dia tidak mati kan?” gumam Se Yi lalu Se Yi mendekatkan wajahnya ke wajah Seol Chan untuk memeriksa nafas Seol Chan.

“dia bernafas atau tidak?” ujar Se Yi yang mendekatkan wajahnya lagi.
Se Yi akan meninggalkan ruang UKS tiba-tiba Seol Chan menarik tangan Se Yi. 
Se Yi terkejut.

Dengan terengah-engah Seol Chan mengatakan apa Se yi sengaja membuat Seol Chan sesak nafas?

Se Yi tak mengerti,kenapa?

Seol Chan menjelaskan kalau ia hampir mati karena menahan nafas.

Se Yi bertanya,kenapa seol Chan menahan nafas?

Seol Chan menjawab bagaimana ia bisa bernafas saat wajah se Yi begitu dekat dengan wajahnya?

“apa yang kau katakan?” Se yi terlihat salah tingkah.bukankah Seol Chan bilang saat di mobil waktu itu tidak apa-apa.(di episode 3)

Seol Chan menjawab kalau dulu dan sekarang itu keadaannya berbeda.


Se Yi kaget dan Seol Chan juga kaget dengan apa yang ia katakan lalu ia melepas tangan Se Yi.Seol Chan meminta SeYi untuk berhenti bersikap seperti tidak pernah terjadi apa-apa.dan Seol Chan juga mengatakan kalau ia mungkin akan melakukannya lagi.
 Se Yi kaget dan mendengarnya,lalu ia berjalan mundur.

“jadi jaga jarak paling tidak 1 meter” pinta Seol Chan.

Se Yi memundurkan langkahnya dan akan pergi. Sebelum pergi Se Yi mengucapkan terima kasih.

Seol Chan meminta Se Yi membayarnya suatu saat nanti.

Mereka berdua saling tersenyum.
 Eun Ha sedang berdiri di luar UKS. Ia mendengar perbincangan Se Yi dan seol Chan. ia terlihat sedih dan meneteskan air mata.

Tiba-tiba Manager Hong berlari mencari Seol Chan. ia bertanya tentang Seol Chan pada eun Ha tapi Eun Ha tak menjawabnya dan bergegas meninggalkan UKS.

~to be continued~

8 komentar:

savira novia said...

semangaaaat yaaa,,,buat lanjutin sinopnya!!!!

Dian Adawiyah said...

mana nih mba kelanjutannya ^^
karna seol chan aku jadi suka rapael smash :D

radhitya maitri said...

iya, seol chan mirip rafael, trus seon woo'ny mirip morgan :D, mian y kalau ada yg gk sependapat :)

Neng Fiiefieen said...

karena Seol Chan aku suka morgan,heheh

*ga nyambung LOL

hildalisda said...

keren bgt sumpah!! sinopsis lainnya ditunggu, terimakasih :)

indriani puspitasari said...

makasih ya mbak sinopsisnya....!!!
tetap semangat ngelanjutin......
^____^

Ridha mila said...

lagu yang dinyanyikan seol chan sambil nari2 di mobil itu lagunya siapa yah?? judulnya apa? kok bagus amat :3

Deden Permana said...

pngen msuk ke dunia sana :(

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya ^^
walau aku tak membalas satu per satu,tapi aku selalu membaca komentar kalian