♥ Neng Fiiefieen ♥

PERHATIAN!!!!!!!

PERHATIAN!!!!
Dilarang copas isi blog !!!
cukup mencantumkan LINK hidup

Saturday, 20 July 2013

[ Sinopsis ] Monstar Episode 9 ( part 2)

Episode 9,ratingnya turun dari episode-episode sebelumnya. Begitu juga dengan kondisi dan moodku.
Sinopsis Monstar Episode 9 ( part 2 )



Se Yi menceritakan kejadian tentang Kyu Dong pada Seon Woo. Se Yi juga menjelaskan kalau Kyu Dong yang memintanya untuk tidak mengatakannya pada siapapun.

Seon Woo mengatakan meski begitu ia harus memberitahu guru tentang hal sepenting seperti ini.Seon Woo juga mengatakan kalau Guru Dok ada rencana untuk mengunjungi rumah Kyu Dong.

Se Yi terkejut mendengarnya. Seon Woo mengajak Se Yi untuk pergi bersama,ia akan bicara pada guru untuk menunggu Kyu Dong sehari.
 Seol Chan dan member MIB telah selesai menyelesaikan MV di Jepang. Seol Chan bertanya pada Manager Hong ,jadwal hari ini sudah selesai bukan?
Manager Hong mengiyakan dan meyuruh Seol Chan untuk istirahat karena besok mereka akan kembali ke Korea. Tiba-tiba Seol Chan meminta Managernya untuk pesan tiket ke Korea,pesawat paling cepat.

Member MIB terkejut kenapa tiba-tiba Seol Chan ingin pulang ke Korea?

Manager Hong kesal karena Seol Chan bertindak semaunya.Seol Chan tak ingin mendengar ocehan dari managernya,lalu ia pergi.


Guru Choi mengajak Guru Dok untuk pergi bersama saat kunjungan ke rumah Kyu Dong. 

Guru Dok menolaknya dan meminta Guru Choi yang kunjungan sendiri jika Guru Choi mau.

Guru Dok kesal karena Guru Choi selalu memperhatikan kelasnya.

Setelah kepergian Guru Choi,Guru Dok terdiam dan memikirkan sesuatu.

 Sepulang sekolah,Eun Ha mengajak Se Yi untuk berkaraoke tapi Se Yi menolaknya karena ia sudah ada janji.

Eun Ha bersikeras akan menunggu Se Yi.Se Yi meminta maaf pada Eun Ha. Dengan wajah sedih Eun Ha pergi duluan.

Seon woo menghampiri Se Yi dan mengajaknya pergi. Tiba-tiba Jae Rok memanggil Seon Woo dan mengisyaratkan kalau Joon Hee ingin bicara.

Joon He menghampiri Seon Woo dan Se yi. Se Yi terlihat tak suka.

Joon Hee menawarkan Seon Woo untuk kembali ke All For One jika Seon Woo mau.Seon Woo hanya tersenyum mendengar penawaran Joon hee.

Dan Joon Hee meminta tolong pada Seon Woo untuk  menjadi cellist (pemain cello) di latihan All For One hari ini,karena mereka membutuhkan Cellist.bisa kan?

Seon Woo bingung menjawabnya lalu ia melirik Se Yi. Dengan tersenyum Se Yi mengatakan kalau ia akan menunggu Seon woo.

 Eun Ha melihat Na Na sedang sendirian lalu ia mengajak Na Na untuk bermain bersama. Na Na  hanya diam saja dan Eun Ha mengerti kalau Na Na tak mau. Ia pamit pulang.
 Tak lama kemudian,Na Na melihat Seon Woo bersama Joon Hee & Jae Rok masuk ke aula music.

Na Na seperti ingin mengatakan sesuatu pada Seon Woo.


Di aula music,Seon Woo menyiapkan cellonya,tiba-tiba Hyo Rin mendekatinya dan bertanya tentang Seol Chan.

Seon Woo terkejut. Hyo Rin bertanya,ada apa dengan ekspresi wajah Seon Woo?

Hyo Rin menjelaskan kalau ia sudah menandakan Seol Chan sebagai miliknya. Seon Woo mengerti dan tertawa kecil.


Jae Rok kesal melihat kelakuan Hyo Rin.Joon hee memberi aba untuk memulai latihan. Dengan kesal Hyo Rin mulai siap-siap.

Seon Woo dan All For One memulai latihannya.

 Di luar aula,Na Na mengintip Seon Woo. Na Na lama sekali memperhatikan Seon Woo,lalu ia menutup pintu aula dan mendengarnya dari luar.
 Se Yi masih menunggu Seon Woo di dalam kelas. Ia merasa galau dan gelisah. Ia menatap bangku kosong yang disampingnya. Ia merasa ada yang hilang.

“apakah kau tertarik padaku atau tidak? Itu tidak penting”

“apakah kau menyukaiku atau tidak,itu tak penting”
 Se Yi menatap ponselnya. Ia bingung dengan perasaannya sendiri. Ia ingin mendengarkan lagu tapi ia bingung ia harus memilih lagu apa yang sesuai dengan perasaannya saat ini.

“perempuan sepertiku,bahkan tidak masuk hitungan baginya.jadi…jadi…aku tak tahu apakah aku sedih atau marah saat ini.aku tak tahu harus mendengar lagu apa,Ayah”
Wajah Se Yi berubah sedih.

 Seon Woo terkejut saat selesai latihan karena ada Na Na yang sedang menunggunya. Na Na mengatakan kalau ia ingin memakai 1 kupon untuk bermain bersama Seon Woo.

Seon Woo belum sempat menjawab,Se Yi datang memanggilnya.

Seon Woo bilang pada Na Na kalau ia ada janji dengan Se Yi. Wajah Na Na langsung berubah tak suka. Se Yi menyadarinya dan ia tak enak hati lalu ia mengajak Na Na untuk pergi bersama.

“Kyu Dong akan menyukainya” kata Se Yi mengajak Na Na


Di ruang bawah tanah,Kyu Dong sedang bersih-bersih.Adam datang dan bertanya,apa Kyu Dong tak akan sekolah untuk selamanya?

Kyu Dong tak menjawab dan menunduk sedih.

“apa kau sedang menunggu?” tanya Adam lagi

Kyu Dong bingung dengan pertanyaan Adam. Adam menjelaskan kalau ia juga sering menunggu.

“karena dia (yang ditunggu) akan datang dengan cara yang takkan kuduga.aku penasaran bagaimana  dia akan datang” kata Adam.

Adam juga meminta Kyu Dong untuk menjaga rumahnya karena ia akan pergi ke suatu tempat.

Di dalam kamarnya,Adam sedang mengambil uangnya dan memasukkannya ke dalam amplop.

(banyak banget tuh duit,emang Adam punya uang sebanyak itu darimana? Bukankah ia pengangguran?)

Adam juga melirik kalendernya dan ternyata tanggal 12 ada tanda dilingkari. Ada apa dengan tanggal 12?

Tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu gerbangnya.

 Dan ternyata Eun ha datang ke rumah Adam.


Eun Ha memberi salam pada Adam dan ia mengatakan kalau ia tak punya tempat tujuan.
Adam terkejut karena ada 2 orang yang tak punya tempat tujuan datang kerumahnya.lalu ia mengantar Eun Ha ke ruang bawah tanah.

Di ruang bawah tanah,Kyu Dong sedang mencoba memainkan piano. Walau tak semahir Seol Chan atau Seon woo.

Eun Ha terkejut saat melihat ada Kyu Dong disana.

“Park Kyu dong! Apa yang kau lakukan? Kau bolos sekolah dan datang kemari?” tanya Eun Ha
Kyu Dong bingung menjawabnya dan Eun Ha juga memuji rambut Adam yang terlihat bagus.

 Adam tak menanggapinya lalu ia meninggalkan mereka berdua.

Eun Ha mengatakan kalau Kyu Dong sangat keterlalua daripada Na Na. Eun Ha juga baru sadar kalau ruang bawah tanahnya terlihat lebih bersih.


Kyu Dong bertanya,kenapa Eun Ha datang kemari?

Eun Ha menjawab,kau bisa datang kemari kenapa aku tak bisa?

Eun Ha juga bertanya pada Kyu Dong,apa Kyu Dong bisa memainkan piano?

Kyu Dong menyangkalnya dan mengatakan kalau ia berhenti belajar bermain piano setelah 3 bulan.Kyu Dong menyesalinya,saat ia melihat Seol Chan dan Seon Woo bermain piano bersama,ia berharap dulu ia masih bisa belajar.

Eun Ha meminta Kyu dong mencoba untuk memainkan pianonya. Kyu dong terkejut dan Eun Ha mengatakan itu lebih baik daripada tidak sama sekali.

Kyu Dong mencoba memainkannya dengan melihat not balok.

Eun Ha tertawa melihatnya.                       

 Seon Woo,Se Yi dan Na Na berada dalam 1 mobil. Seon Woo duduk di depan,ia melirik Se Yi yang duduk dengan Na Na dibelakangnya. Se Yi hanya menghadap ke luar mobil.
Na Na memperhatikan Seon Woo yang melirik Se Yi.

Do Nam sedang melampiaskan rasa amarahnya dengan memukul game.tapi ia merasa kesakitan di bahu tangannya lalu ia menendang permainan itu.

(aku tak tahu nama game itu)

 Adam sedang berada di Bank dan ia berpapasan dengan cowok cakep dari Thailand.Adam tak sengaja menabrak cowok itu dan cowok itu meminta maaf.


Eun Ha senang dan memberi tepuk tangan pada Kyu Dong yang bisa memainkan piano.

Kyu Dong tak sengaja melihat ada luka di kaki Eun Ha. Eun Ha menyadarinya dan menutupinya.

Eun Ha beralasan kalau ia terjatuh.Kyu Dong mengerti dan tak berani mengatakan apapun.

Eun Ha kaget ternyata Adam memiliki alat music banyak. Tiba-tiba wajahnya sedih dan mengatakan seharusnya ia mempelajari sesuatu.maka ia bisa memainkan alat music saat ia merasa kesepian.
 “sekarang kupikir-pikir,tak ada yang bisa kulakukan” katanya

“apakah terjadi sesuatu?” tanya Kyu Dong penasaran

Eun Ha mencoba memasang wajah tak sedih dan mengajak Kyu Dong bermain bersama.


Eun Ha menata alat music itu.

Kyu Dong bingung saat melihat alat music itu tertata rapi. “apa yang akan kita lakukan dengan ini?”

Sambil memperhatikan setiap sudut,tiba-tiba Eun Ha menunjuk.
“Gitarisnya adalah Se Yi” kata Eun Ha

Tiba-tiba muncul bayangan Se Yi dengan gaya rockernya.
“Bassist-nya adalah Seon Woo”

Bayangan Seon Woo juga muncul dengan gaya seperti rocker.

“Drummernya adalah Do Nam”

“Seol Chan menjadi DJ”

“aku akan memakai tamborin”

“Kyu Dong bisa menjadi Keyboardis”

“Vokalist-nya adalah Na Na”

Kyu Dong tak mengerti maksud Eun Ha.

 Eun Ha mengatakan kalau saat ini ia ingin mendengar lagu rock.Kyu Dong tertawa geli melihat Eun Ha.


“sekarang,ayo kita mulai!” kata Eun Ha
 Eun ha menggerak-gerakkan kakinya dan music pun mulai.Kyu Dong masih belum mengerti.


Eun Ha juga menggerak-gerakkan kepalanya dan membayangkan Color Bar sedang latihan.

Eun Ha juga menggerak-gerakkan tubuhnya menikmati lagu yang ia bayangkan.
 Kyu Dong semakin bingung melihat tingkah Eun Ha.lalu ia mencoba memejamkan matanya dan saat ia membuka matanya,ia melihat Color Bar sedang memainkan alat music yang di depannya dan menyanyikan lagu rock.
 Lalu Kyu Dong menggoyang-goyangkan tubuhnya menikmati lagu tersebut.


Mereka berdua terlihat senang dan melonjak-lonjak seakan mereka berdua menikmati konser Rock.


Mereka berdua terlihat lelah setelah loncat-loncat menimati lagu yang berada di bayangan mereka.

Tiba-tiba mereka berdua mendengar ada yang mengetuk pintu gerbang.

Saat dibuka,ternyata Seon Woo,Se Yi ,Na Na dan cowok cakep dari Thailand itu.
Se Yi bertanya keberadaan Adam pada Eun ha.Eun Ha menatap cowok Thailand itu.
 Jae Kyung,Ibunya Se Yi sedang berada di bank. Dan ternyata Adam juga berada di bank yang sama dengan Jae Kyung.
 Adam di Bank untuk transfer uang ke Thailand. Tiba-tiba Jae Kyung menyadari Adam berada di sana. Ia menghampiri adam.

Mereka berdua mengobrol di sebuah café.

By Fiiefieen : http://nengfiiefieen.blogspot.com/

Kecanggungan terlihat di antara mereka.

Jae Kyung bertanya,apa Adam masih mengadakan pesta dirumahnya? Karena Adam terkenal dengan pestanya.

Adam tak menjawab,ia malah akan bertanya soal Min Kwang Ho. Tapi Jae Kyung menolaknya. Jae Kyung berkata jangan membicarakannya lagi karena ia sudah tak ada di dunia lagi dan pastinya juga Adam sudah mendengar berita kematiannya.

Adam mengerti.Jae Kyung juga berharap agar ia tak bertemu lagi dengan Adam. Jae Kyung juga meminta pura-pura tak mengenalnya jika mereka bertemu.

Adam hanya diam menatapnya.

Di ruang bawah tanah,Eun Ha berkata jika Se Yi ingin pergi ke rumah Adam,seharusnya ia memberitahu Eun Ha dan Eun Ha akan menemani Se Yi.Eun Ha merasa kalau ia selalu ditinggalkan.

Se Yi dan Na Na tak enak hati. Lalu Se Yi mencoba menjelaskan.

“bukan begitu.bukan begitu Eun Ha” kata Se Yi mendekati Eun Ha

Kyu Dong juga merasa tak enak hati.

“itu semua karenaku” kata Kyu Dong sambil melirik Na Na.

Kyu Dong menjelaskan kalau dirinyalah meminta Se Yi agar tak mengatakan pada siapapun bahwa Kyu Dong ada di rumah Adam.

“benarkah?” tanya Eun Ha

Se Yi mengiyakan dan ia minta maaf pada Eun Ha.

Tiba-tiba Eun Ha bertanya,kenapa Kyu Dong membersihkan ruang bawah tanah bukannya pergi ke sekolah?

Kyu Dong tak menjawabnya dan ia melirik Na Na lagi.

“siapa itu?” tanya Eun Ha pada Se Yi tentang cowok Thailand itu.

Cowok Thailand itu mendengarnya dan ia memperkenalkan dirinya. “namaku Nawin. Aku datang dari Thailand . Saat aku sedang tampil ,Seon Woo datang dan menyapaku”

Eun Ha bertanya lagi,Kenapa ia ada disini?

Seon Woo menjawab dan mengatakan kalau dia sedang mencari seseorang dan ia menolongnya.

“aku melihat alamatnya dan ternyata itu alamat tempat ini,hebat kan?” sambung Se Yi

“benarkah? Wow kau beruntung sekali hari ini. kau datang jauh-jauh dari Thailand kenapa kau tampil di jalanan?” tanya Eun Ha lagi

Nawin tak menjawabnya dan ia hanya tersenyum. Tiba-tib Kyu Dong keluar,Se Yi menyadarinya dan ia menghampiri Kyu Dong di luar.

Se Yi meminta maaf pada Kyu Dong karena ia tak menepati janji pada Kyu Dong.

“tidak apa. Pasti kau punya alasan” jawab Kyu Dong

Se Yi meminta Kyu Dong untuk datang ke sekolah. Guru ingin datang ke rumahnya Kyu Dong tapi Seon woo berjanji akan membawa Kyu Dong kembali ke sekolah. Jadi Guru tak jadi mengunjungi rumah Kyu dong.

Kyu Dong tertunduk lesu

“jangan khawatir tentang sekolah. Kau punya aku” kata Se Yi menghibur Kyu Dong
Kyu Dong tersenyum lega.

Se Yi bertanya,ia terkejut saat tahu Kyu Dong akan datang ke rumahnya Adam.

Kyu Dong menjawab kalau ia tak punya tempat tujuan dan di tempat inilah tempat terbaik yang ia habiskan waktu bersama teman-teman.

Se Yi tersenyum senang mendengarnya dan tiba-tiba Kyu Dong bertanya tentang Seol Chan.

Langsung wajah Se Yi berubah sedih. Kyu Dong mengerti kalau ia tak punya alasan untuk datang ke tempat ini.Kyu Dong mengatakan kalau ia menyukai tempat ini.

Kyu Dong memandangi ruang bawah tanah. Se Yi melihat sekeliling rumah Adam.

Tiba-tiba Adam datang dan ia terkejut karena ada Se Yi disana.

“bagaimana kau bisa datang kemari?” tanya Adam pada Se Yi

Dengan polosnya Se Yi menjawab “aku turun dari mobil Seon Woo dan jalan kemari”

Kyu Dong dan Adam saling pandang mendengar jawaban Se Yi.wkwkwk

Se yi juga memberitahu Adam kalau ada tamu yang mencari Adam.

“tamu?”

“ya. Dia bilang dia datang dari Thailand”

Adam terkejut.

Adam menemui Nawin di ruang bawah tanah.

“halo namaku Nawin Thammarat” Nawin memperkenalkan dirinya

Adam berteriak pada Se Yi dkk dan meminta mereka keluar. Se Yi dkk terkejut karena tiba-tiba Adam berteriak menyuruh mereka keluar.

Adam mengepalkan tangannya.terlihat kalau ia sedang marah.

Se Yi dkk menuruti perintah Adam.

Eun Ha heran kenapa Adam berubah dingin lagi?. Se Yi hanya memandangi rumah Adam.
Seon Woo mengajak mereka pergi meninggalkan rumahnya Adam.

Kyu Dong mendekati Na Na dan ia mengucapkan terima kasih pada Na Na.

“oke” jawab Na Na.

“aku penasaran dimana Seol Chan berada” kata Eun Ha tiba-tiba yang seperti merindukan Seol Chan.

Se Yi mendengarnya wajahnya berubah sedih. Seon Woo memperhatikan Se Yi.

Dan ternyata Seol Chan berdiri di samping gang rumahnya Adam. Ia memperhatikan Se Yi.

Seon Woo mengetuk pundak Se Yi dengan jarinya. Lalu Se Yi tersenyum.

Seol Chan memperhatikan Se Yi yang tersenyum pada Seon Woo.wajah Seol Chan terlihat sedih.

Nawin dan Adam masih di ruang bawah tanah. Adam bertanya pada Nawin bagaimana ia bisa menemukan dirinya? Karena ia tak bisa diketahui dengan mudah.

“mereka bilang kau ada disini” jawab Nawin sambil menunjukkan sebuah kertas.

Nawin juga bertanya apa Adam tak kenal dengan Natapon Thammarat? Nama koreanya adalah Choi Se Young.

(kalau tidak salah nama ibunya Se Yi adalah Choi Jae Kyung. Apa ada hubungannya dengan Choi Jae Kyung dan Choi Se Young?)

Adam mengatakan kalau ia tak mengenalnya tapi matanya terlihat kalau ia mengenal nama itu.

“enam tahun lalu,Di Korea…”

Tiba-tiba Adam marah dan meminta Nawin keluar dari rumahnya.

(yaaahhh,Nawin tidak melanjutkan ceritanya. Semakin penasaran…)

Nawin terkejut melihat pria di depannya sedang marah besar. Ia tak bisa berbuat apa-apa.

Adam menutup pintu gerbang dengan kesal.

Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Dengan kesal adam membukanya dan berteriak kesal “sudah kubilang aku tak tahu”

Dan ternyata Seol Chan yang berdiri di depannya sekarang. Seol Chan terkejut karena Adam tiba-tiba membentaknya.

“aku tak punya tenaga untuk bertengkar denganmu hari ini” ujar Adam sambil menutup pintu gerbangnya

Seol Chan menahannya dan mengatakan kalau ia tak punya tempat tujuan.

 Orang yang tak punya tempat tujuan datang lagi ke rumahnya.

Seol Chan langsung menuju ruang bawah tanah. Ia terkejut saat melihat ruang bawah tanah terlihat bersih dan alat-alat music masih berada di tempatnya.

Mungkin Seol Chan mengira kalau se Yi dkk datang untuk latihan bernyanyi lagi.

Seol Chan kesal dan duduk di sofa. Ia memejamkan matanya dan teringat saat Se Yi tersenyum pada Seon Woo.

“aku datang untuk memastikan banyak hal” gumam Seol Chan. ia memejamkan matanya lagi.

Se Yi sedang berjalan menunduk bersama Seon Woo. Tiba-tiba Seon Woo mengejutkan Se Yi dengan memberitahu Se Yi bahwa di depannya ada tiang.

Spontan Se Yi terkejut dan berhenti.Seon Woo tersenyum melihat reaksi cepat Se Yi. Seon Woo juga mengatakan kalau Se Yi refleksnya lebih cepat.

Tapi Se Yi terlihat tak bergairah mengajak Seon Woo bertanya. Seon woo bertanya kenapa hari ini Se Yi tak bersemangat?

“tak ada”

Seon Woo mengatakan kalau ini benar-benar tidak adil. Orang yang menyatakan perasaannya padamu ada di sebelahmu tapi kau tak tegang sama sekali.

Se Yi tersadar dari lamunannya wajahnya terlihat malu. Seon woo tertawa dan Seon Woo berkata,aku sudah bilang agar kau menjadi biasa saja.

Se Yi hanya diam. Seon Woo tertawa dan tiba-tiba Ia sadar kalau Se Yi melamun.lalu Seon woo menunjuk dahi Se Yi dan memegangnya.seketika Se Yi tersadar dari lamunannya.

“tapi jika kau tak bersemangat seperti ini,apa yang harus kulakukan?” tanya Seon Woo

Se Yi hanya diam dan tiba-tiba Seon Woo mendapat telepon dari seseorang. Ia menjauhi Se Yi dan menjawab teleponnya.

Seon Woo mendapat telepon dari hye Rim.dan Hye Rim meminta Seon Woo untuk datang,awalnya Seon Woo menolak dan akhirnya ia mengiyakan untuk datang.

(nama Hye Rim sebenarnya sudah muncul di Episode 2 ( part 2),saat Seon Woo tiba-tiba mendapat telepon dari seseorang yang menangis dan akhirnya ia membatalkan pertemuannya dengan Se Yi di taman. Aku tak menulis namanya karena awalnya aku ragu siapa sebenarnya Hye Rim,aku mengira Hye Rim adalah Hyo Rin.hehe)

“apa kau akan pergi?” tanya Se Yi.

Seon Woo mengiyakan dan ia bertanya,apakah Se Yi mau bertemu dengan pacarnya?

Se Yi kaget mendengar Seon Woo mengajaknya bertemu pacar Seon Woo. Siapa dia?

Adam sedang tertidur. Ia bermimpi buruk. Mimpi yang sama muncul lagi.

Di dalam mimpinya,tangan adam berlumuran darah dan di sampingnya ada seorang wanita tergeletak berlumuran darah. Dan tiba-tiba wanita itu membuka matanya. Adam terkejut.

Pertemuannya dengan Nawin juga muncul dalam mimpinya.


Tiba-tiba ada terbangun mendengar ada seseorang mengetuk pintu gerbangnya.

Adam membukanya dan ternyata Do Nam.Adam bertanya pada Do Nam. “kau juga tak punya tempat tujuan”

Do Nam menjawab tidak. Ia datang untuk mencari seseorang yang tak punya tempat tujuan.

(saking banyaknya ada orang yang datang dengan alasan tak punya tempat tujuan,Adam sepertinya tak tahu siapa yang dimaksud Do Nam.)

Adam ke ruang bawah tanahnya mencari seseorang. Tentu saja Seol Chan yang terakhir datang ke rumahnya

“sepertinya ia sudah pergi” kata Adam saat melihat tak ada seorangpun di ruang bawah tanahnya.

Do Nam pamit pergi.

Seon Woo dan Se Yi berada di RS kanker anak. Seon Woo memanggil Hye Rim dan  seorang anak perempuan memanggil Seon Woo ‘oppa’ dan memeluk Seon Woo.

“kenapa kau baru datang?” tanya anak itu yang ternyata anak itu adalah Hye Rim
Seon Woo menjawab kalau ia mengambil gitar dulu.

“siapa dia?” tanya Hye Rim saat melihat Se Yi

“halo” sapa Se Yi

“tidak halo” jawab Hye Rim ketus .

Se Yi terkejut dan Seon Woo hanya tertawa kecil.

“siapa perempuan itu?” tanyanya pada Seon Woo.Seon Woo bingung menjawabnya.

Hye Rim juga mengatakan kalau Se Yi jelek.hanya rambutnya Se Yi yang terlihat seperti Rapunzel.apa ini bukan rambut palsu?

Hye Ri menarik rambut Se Yi dan Se Yi terlihat kesakitan.wkwk

“Oppa,kalau rambutku panjang,aku lebih cantik darinya kan?”

Seon Woo tersenyum mengiyakan dan Se Yi sadar kalau hye Rim ternyata tak memilik rambut.

Dan tiba-tiba beberapa anak menghampiri Seon woo.


Se Yi memasang wajah kesal pada Hye Rim karena Hye Rim tak membantunya mengambil kursi.tentu saja wajah kesal Se Yi terlihat lucu. Seon Woo tertawa melihatnya.

Seon Woo bercerita kalau ia bertemu dengan Hye Rim 2 tahun yang lalu. Ia juga menjelaskan bahwa ia tak datang saat janjian dengan Se Yi di taman karena Hye Rim meneleponnya sambil menangis dan meminta Seon woo untuk datang. Hye Rim menangis karena teman sekamarnya pergi ke surga.

Se Yi memandangi Hye Rim yang menatapnya.

“meski dia tak terlihat seperti itu,tapi dia sebenarnya dia cengeng sekali. Mirip dengan seseorang” sindir Seon Woo

Se Yi mengerti.

Seon Woo bersiap-siap dengan gitarnya untuk bernyanyi.

“apa dia akan bernyanyi denganmu?” tanya Hye Rim tiba-tiba

“tidak,aku takkan bernyanyi” jawab Se Yi

“itu bagus” ujar Hye Rim

Seon Woo tak bisa menahan tawanya. Tiba-tiba Se Yi punya ide. Ia membujuk Hye Rim,jika Hye Rim mengijinkannya bernyanyi,maka ia akan mengajari Hye Rim cara berbicara dengan domba.

Hye Rim setuju.

Mereka berdua berduet menghibur anak-anak yang di rumah sakit.

Hye Rim terlihat gembira mendengar Seon Woo bernyanyi.


Do Nam sedang memperhatikan Kyu Dong.ia ragu untuk mengembalikan tas milik Kyu Dong.

Seol Chan sedang duduk di taman. Ia terlihat sedang memikirkan sesuatu.

Seon Woo mengantar Se Yi pulang. Ia bertanya,apa perasaan Se Yi terlihat membaik?
Se Yi mengiyakan.

“kau tak bersemangat beberapa hari ini”

“apa ini? kau memperhatikanku?”

Seon Woo tersenyum dan melirik Se Yi. Se Yi salah tingkah.

“apa kau menutup diri lagi? Apa kau tahu yang membuatku patah semangat?”

Se Yi meminta maaf. Ia ingin melakukan seperti Seon Woo minta.

Seon Woo berkata kalau Se Yi terlalu mengikuti permintaannya.Se Yi tak merasa gelisah kecuali jika Seon Woo mengingatkannya.

Se Yi tak mengerti. Seon Woo bertanya,apa itu karena Se Yi terlalu nyaman dengannya sehingga ia tak seperti pria bagi Se Yi.

Perkataan Seon Woo mengingatkan Se Yi pada Seol Chan. saat Seol Chan hampir menciumnya.

“kau kira aku ini bukan siapa-siapa? Tak bisakah kau melihatku sebagai seorang pria?” 

“jika kau tak bisa melihat dengan matamu.bagaimana jika aku buktikan?”

“lihat aku baik-baik. Lihat apakah aku ini seorang pria,seorang wanita atau anak kecil”

“agak aneh jika aku mengatakannya sendiri,tapi aku ini pria yang cukup keren. Kau adalah gadis yang pertama yang tidak menyadari Jung Seon Woo adalah pria keren”

Lagi-lagi perkataan Seon Woo mengingatkannya pada Seol Chan. saat Seol Chan menolong dari Adam dan mengajaknya pergi ke café.


“aku ini selebriti. Kau orang pertama yang melakukan ini pada seorang selebriti”

Wajah Se Yi mulai sedih. Tiba-tiba ia berhenti dan ia teringat saat ia berhenti di tempat yang sama saat Se Yi melempar boneka domba pada Seol Chan.

“Yoon Seol Chan! karena aku sekarang sudah punya pacar. Aku mengembalikan ini”

Se Yi terdiam. Ia juga teringat perbincangannya dengan Seol Chan.

“kau menggandeng tangan Seon Woo seperti kau sudah menunggunya.akulah satu-satunya orang yang bodoh disini.tanpa mengetahui apapun,aku memintamu menjadi pacar sehari dan sebagainya…”

Se Yi masih melamun. Seon Woo bertanya,ada apa?

Dengan suara parau,Se Yi menjawab kalau tidak ada apa-apa.

Se Yi menahan tangisnya. Membuat Seon Woo bingung,ada apa?

Se Yi tetap menjawab kalau tidak ada apa-apa.Seon Woo sepertinya mengerti.

“apa ini karena Seol Chan?” tebak Seon Woo

Se Yi terkejut dan menjawab tidak. Air mata Se Yi mulai membasahi pipinya.

Se Yi tak bisa menahan perasaannya. Ia mulai menangis.Seon Woo semakin bingung saat melihat Se Yi berjongkok dan menangis.

Seon Woo mencoba menenangkannya.ia membelai Se Yi. Se Yi meminta maaf pada Seon Woo.

“terlalu cepat untuk minta maaf”

Seon Woo mengatakan kalau Seol Chan pernah bilang bahwa yakin pada diri sendiri adalah saat kau bertanya pada dirimu sendiri dan mendengarkan jawabannya.kau juga mendengarnya?


Tak jauh dari mereka,Seol Chan bersembunyi memperhatikan mereka.lalu Seol Chan bergegas pergi.

Sesampainya di depan rumah Se Yi,Seon woo menyuruh Se Yi segera masuk. Se Yi terlihat tak enak dengan Seon Woo.

Seon Woo berpamitan pergi dan Se Yi melambai pada Seon Woo. Seon Woo berusaha tersenyum walau hatinya lagi sakit.

“Min Se Yi” ada seseorang memanggil Se Yi.


Se Yi menoleh dan ia terkejut ternyata Seol Chan memanggilnya. “bukankah kau ada di Jepang”

“kenapa kau menangis?”

Se Yi terkejut. Bagaimana Seol Chan tahu?

“apa itu karena Jung Seon Woo?” tanya Seol Chan lagi

Se Yi tak menjawabnya.


Seon Woo berhenti di tempat saat Se Yi menangis. Ia memikirkan sesuatu.dan ia akhirnya menyadari apa yang terjadi pada Se Yi.

Se Yi dan Seol Chan sedang duduk di tangga.

“jika kau tidak menangis karena seon Woo,kenapa kau menangis?” tanya Seol Chan
Se Yi diam.

“kau takkan mengatakan apapun lagi? Kau selalu begitu,menangis lalu diam”

Se Yi memandangi Seol Chan

“jika kau takkan mengatakan apapun,jangan menangis di depanku. Dan jika kau menangis,kau harus bicara denganku”

“kenapa kau peduli?”

Seol Chan menjawab karena Se Yi adalah partnernya.

“partner adalah partner. Aku benci mendengarnya”

“sekarang kau  bahkan tak ingin menjadi partnerku?”

“aku tak bilang aku tak mau menajdi partnermu. Aku hanya benci mendengarmu memakai sebagai alasan.apa kau tak bisa melakukan itu?”

Seol Chan bingung dan ia bertanya,kenapa kita menjadi partner?

Se Yi menjawab kalau Seol Chan datang padanya dan memintanya menjadi partnermu.

Seol Chan membenarkan. Tapi kenapa ia melakukannya? Kenapa? Kenapa?

Mereka berdua terdiam.

Di belakang mereka ada 2 siput di sebuah tanaman.

Seol Chan memanggilnya dan Se Yi menoleh. Tapi Seol Chan hanya memandangi Se Yi begitu lama.

Tiba-tiba Seol Chan mencium Se Yi. Se Yi terkejut dan ia meronta.

Seol Chan memegangi tangan Se Yi agar tak bergerak. Dan akhirnya Se Yi pasrah ^^.



Komentar :

Episode yang melelahkan dan tak ada yang menduga jika episode ini terjadi first kiss antara Se Yi dan Seol Chan. karena di preview tak diperlihatkan.

2 siput muncul lagi di episode ini. di awal episode 2 siput ini juga muncul. Dan sepertinya 2 siput ini melambangkan Se Yi dan Seol Chan yang lamban menyadari perasaan mereka.

Benar-benar bikin gregetan. Apa sih susahnya hanya bilang aku suka kamu,aku cinta kamu,aku sayang kamu dll?

Mau sampai kapan Seol Chan terus seperti itu.hiks L

Ada apa antara Nawin dan Adam? Jangan-jangan Nawin ada hubungannya dengan wanita di dalam mimpi Adam. Mungkin saja Adam merasa bersalah sehingga ia harus membayar semuanya dengan membiayai hidup Nawin?


Adam dan Jae Kyung. Bisa saja pria lain yang disukai ibunya Se Yi adalah Adam. Bagaimana perasaan Se Yi jika memang benar Adam lah pria yang disukai ibunya?

11 komentar:

ghina fauziah said...

aaa.. bner2 ga nyangka se yi sama seol chan first kiss :3 ditunggu sinop slanjutnyaa... :))

Catri Nugrahani said...

gumawo eonnie :)

luthpitaaka said...

Heeeeeeh. Greget baca nih sinopsis. Merela berdua bikin aku gemes. Dan akhirnya si Seol Chan bisa mengungkapkan perasaannya. Yeeee..
Kok ratingnya tutun soh mbak? Kok bisa? Juga jaga kesehatannya ya mbak, geweso dan thanks :)

Sartika Maylen Sitohang said...

seruuuuuuu!!!
jd ga sabar nunggu ep selanjutnya

Frita maya said...

seru abiz....
thank sinopsisnya.
n ditunggu kelanjutannya

Dwi Setiawati said...

Dear mb Fie,

Gomawosoeyo, untuk sinopsisnya, awalnya saya agak ragu dengan drama ini, eh ternyata bikin penasaran, walo ceritanya sudah bisa di tebak, cara pemainnya menjiwai dan membawa perasaan penontonnya keren banget.

Tetap semangat ya mb, thanks again,

nan gidarinda,,, for ep 10.

Artha Mariana Panjaitan Ponod said...

Gak sabar pengen baca sinopsis selanjutnya..

ChonChonShop said...

boleh tanya ada yang tau waktu seon wo dan all for one latihan itu memainkan lagu judul apa y? penasaran sekali...

mita said...

admin, mau tanya.
judul lagu yang seon woo & see yi nyanyi di RS sih apa?

*gomawo

Neng Fiiefieen said...

ga nemu judulnya,mian^^

H B said...

Memang susah jika itu benar" cinta pertama bkn org pertama yg membuatmu tertarik.
Keduanya memikiji perbedaan besar maka dari itu sangat sulit tp ketika kau berhasil kau akn merasa terbebaskan.

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya ^^
walau aku tak membalas satu per satu,tapi aku selalu membaca komentar kalian