♥ Neng Fiiefieen ♥

PERHATIAN!!!!!!!

PERHATIAN!!!!
Dilarang copas isi blog !!!
cukup mencantumkan LINK hidup

Saturday, 8 June 2013

[ Sinopsis ] Monstar Episode 1 ( Part 2 )



Sinopsis Monstar Episode 1 ( part 1 )

Kim Na na diserang oleh gerombolan pria. Kim Na Na bertarung melawan para pria itu sendirian.hingga para pria itu terjatuh tak sadarkan diri. Kim Na Na berhasil mengalahkan para pria itu.
Sinopsis Monstar Episode 1 ( part 2 )

Harus bagaimana aku menceritakannya. Dia bukan anggota geng, tapi dia seperti petarung jalanan. Lagipula,para lelaki takkan cari masalah juga dengannya. 
 “bahkan para lelaki” tanya Se Yi

“alasan mengapa mereka tak berani mendekatinya itu berbeda. Pacarnya adalah pria yang sangat hebat” kata Eun Ha membisikkannya pada Se Yi.

Eun Ha menasehati Se Yi agar jaga jarak dengan Na Na dan berpura-puralah tak tahu apa-apa.

Se Yi melihat ke arah Na Na yang dari tadi diam. Eun Ha tiba-tiba bertanya pada Se Yi tentang bagaimana Se Yi kenal dengan Seol Chan?

“siapa ?” tanya Se Yi yang benar-benar tak tahu
 “ Yoon Seol Chan! Dia kira fans gila itu adalah dirimu. Dia bilang ‘Min Se Yi,apa kau baik-baik saja?’. Dia jelas-jelas memanggil Min Se Yi” tanya Eun Ha dengan pandangan curiga

Oh~. Se Yi ingat kejadian saat di halaman sekolah tadi. Min Se Yi,apa kau baik-baik saja?

Min Se Yi tidak menjawabnya. Mungkin dia juga heran kenapa Seol Chan mencemaskan dirinya. Seon Woo menoleh ke belakang,ia melihat ke arah Se Yi.
Seol Chan berada di kantor . Direktur Ko kesal saat melihat di internet bahwa Seol Chan adalah pencarian yang populer dengan kata kunci ‘artis yang suka menampar’  menyuruh Seol Chan untuk mengunjungi rumah sakit(menjenguk fans yang ditampar Seol Chan). Seol Chan menolak.

Direktur Ko mengatakan pada Seol Chan jika Seol Chan mengunjunginya di rumah sakit,ia akan memaafkanmu.  Direktur tambah kesal karena Manager juga ikut bicara. 
Tak ada solusi lain bagi Seol Chan,solusinya adalaha mengunjunginya di rumah sakit. Itu akan menyelamatkan Direktur Ko,Seol Chan dan Manager.
“apa kau tak memikirkan anggota lainnya? Sekarang bahkan perusahaan film dalam kekacauan ini” kata Direktur Ko.
 Ah Ri datang ke kantor dan menghampiri Seol Chan dengan wajah yang kesal.
Seol Chan dan Ah Ri mengobrol di tempat lain. Ah Ri mengatakan bahwa Seol Chan terlalu sombong dan ia tahu Seol Chan akan membuat masalah. Ah Ri kesal karena masalah Seol Chan berakibat buruk dengan film yang mereka bintangi karena bagi Ah Ri,film itu sangat penting.

Seol Chan hanya diam saja,Ah ri terus mendesak Seol Chan untuk menyelesaikan masalahnya dengan berbagai cara. Lakukan apa yang harus kau lakukan!
 Ah Ri juga meminta untuk mengesampingkan kebanggaannya. Itu demi orang yang menderita karena Seol Chan.

Ah Ri melempar sebuah ponsel ke Seol Cha. “dan urus itu juga. Dia murid di sekolahmu kan?”

Ah Ri beranjak keluar,ternyata tangan manager terjepit pintu saat Ah Ri keluar. Ternyata dari tadi Manager menguping pembicaraan mereka.
 
 Manager menghampiri Seol Chan mengatakan kalau perkataan Ah Ri tidak salah. Manager juga menasehati Seol chan untuk mengalah sedikit demi banyak orang yang bisa Seol Chan selamatkan. 

“tenanglah. Korbankan dirimu sekali ini saja” kata Manager Hong memelas
Seol Chan diam sambil berjalan keluar tapi ia berhenti dan menoleh ke Managernya.

“Hyung” panggil Seol Chan dengan suara memelas

“Ya” jawab Manager Hong

“aku telah mendapatkan pelecehan” kata Seol Chan

“pelecehan?” Manager Hong tak mengerti yang dimaksud Seol Chan. Seol Chan pergi dan Manager Hong masih terlihat bingung dan kesakitan karena tangannya.
Seol Chan pergi ke sebuah ruangan. Ia berdiri di kegelapan dengan menatap dirinya di cermin.

Terdengar suara Se Yi.Orang-orang terkadang meminta kita melakukan hal sulit,seperti tak terjadi apa-apa. 
 
 Se Yi pulang sekolah ditemani Eun Ha,tapi mereka berpisah dipertigaan gang. Se Yi terlihat bingung karena banyak gang dan rumah-rumah. Ia juga sempat merogoh sakunya untuk mengambil ponsel. Tapi ia sadar kalau ponselnya ada di tangan orang. Sepertinya Se Yi lupa jalan menuju rumahnya.

Dan hari itu aku lupa jalan pulang kerumah. Aku mencari jalan pulang selama 2 jam. Ini semua karena laki-laki itu.
 Akhirnya Se Yi sampai juga dirumahnya. Ia disambut oleh bibinya,Guru Dok. Se Yi terlihat capek. Guru Dok mengkhawatirkan Se Yi.

“aku tersesat. Hari ini hari pertamaku di sekolah” kata Se Yi

“ tersesat… jadi berita tentang kau buta arah itu benar!. Bukankah kau bilang sudah mengambil foto semua tanda jalanan? Kenapa kau mematikan ponselmu? Bukankah paling tidak kau bisa telepon?”

“baterainya habis” jawab se Yi lesu sambil memukul-mukul kakinya yang pegal

Guru Dok memberitahu Se Yi bahwa Ibunya menelepon. Mendengar bibinya menyebut ibu,Se Yi terkejut. Bibinya juga menanyakan kenapa Se Yi tidak memberitahu ibunya bahwa Se Yi pindah sekolah.

“hubungi dia. Saat kau kembali ke korea,kau tak pernah meneleponnya sekalipun”pinta Guru Dok
“aku tak mau” kata Se Yi kesal dan pergi menghindari bibinya. Ia tak ingin bertengkar dengan bibinya.

Apa kau tahu manusia memang seperti itu? tak peduli sebaik apapun hubungan mereka,saat mereka tinggal bersama,mereka bisa bertengkar.kau tahu itu bukan?

Dengan polosnya Se Yi mengangguk,aku tahu.

“oke lagipula kau takkan tinggal lama disini”kata Guru Dok dengan tersenyum. Selama kau disini ,kita akan saling memikirkn satu sama lain.

“tapi aku akan tinggal lama disini” Ujar Se Yi denga wajah tanpa ekspresinya sambil berlalu pergi.
 
Se yi membaringkan tubuhnya di tempat tidur. Ibumu menelepon.kau tak mengatakan bahwa kau pindah sekolah? Kata-kata itu masih terngiang di benaknya

hubungi dia. Saat kau kembali ke korea,kau tak pernah meneleponnya sekalipun.
 
ia juga teringat saat pertengkarannya dengan ibunya.Se Yi menyalahkan ibunya tentang kematian ayahnya. Ibunya menampar Se Yi.

Kejadian itu yang masih membuat Se Yi tak bisa tidur. Ia memandang gitar kesayangannya.
 Seol Chan masih berdiam diri di ruangan gelap. Ia memikirkan perkataan Direktur Ko yang meminta Seol Chan untuk mengunjungi gadis itu di rumah sakit.

Seol Chan bergumam,dari semua perkataan,perkataan Hyung lah yang terbaik. Aku harus menolongnya karena kasihan.
 Seol Chan mengambil ponselnya di saku.lalu ia teringat ponsel milik Se Yi. Ia mengambilnya dan menghidupkan ponsel itu. saat ponselnya hidup,ada banyak panggilan tak terjawab dari ibunya dan bibinya Se Yi. Ia lalu membuka gallery foto yang diponsel milik Se Yi. Ia akan menghapus foto yang di ambil Se Yi saat Seol Chan akan mencium Ah Ri. Tapi di dalamnya tidak ada foto yang dicari Seol Chan. Ia hanya melihat foto-foto tanda jalan menuju rumah Se Yi. 
 
Lalu Seol Chan terkejut saat melihat sebuah foto poster ‘bibir’. Ia sepertinya pernah melihat poster itu. ternyata poster itu tertempel di dinding sekolahnya. Se Yi mengambil foto itu saat Seol Chan akan mencium Ah Ri.

 Ternyata memang Se Yi tak memotret foto mereka berdua.

“benar-benar bibir” kata Seol Chan lega
 Seol Chan juga teringat saat dirinya memeluk Se Yi yang ia kira Se Yi adalah fansnya. Seol Chan sepertinya tidak ikhlas memeluk Se Yi^^

Anggap saja aku kesal dan memberikan hadiah padanya. Hari ini benar-benar hari keberuntunganmu.

Seol Chan juga memeriksa folder lagu di ponsel Se Yi. Ia benar-benar heran kenapa lagu-lagunya tidak ada di ponsel Se Yi. Dia tak mungkin bukan penggemar dari Men In Black kan?
 Se Yi mengkategorikan lagu menurut situasi dan kondisinya. Seol Chan memilih kategori ‘saat sedih’.dia pun memutar lagu yang berjudul ‘jangan bersedih’.

Di kamarnya, Se Yi memetik gitarnya dan bernyanyi.
Jangan bersedih. Saat kau merasa kau sendirian. Kita sudah seperti ini sejak awal,sendirian.
…………


Kim Na Na sedang berjalan sendirian,tiba-tiba ada mobil berhenti dan 2 orang pria menghampiri Kim Na Na. 
 Seon Woo sedang belajar mengerjakan sesuatu,sesaat ia sempat berpikir lalu tersenyum.
Eun Ha masuk kamarnya dan memasang poster Yoon seol Chan.Eun Ha adalah penggemar berat Yoon Seol Chan. Karena dinding kamarnya penuh terpasang poster Seol Chan.
 Do Nam mengintip para murid yang latihan karate.
 Kyu Dong berdiri di atap gedung. Kyu Dong menangis.
 
 Seol Chan tertidur dan ia bermimpi, bocah memegang tangan ibunya dan menangis tersedu-sedu.bocah laki itu berkata jangan pergi! Kumohon!. Bocah itu menangis dengan kerasnya saat ibunya melepaskan tangan bocah itu dan pergi. Seol Chan menangis dalam tidurnya. Air matanya mengalir. 
Se Yi bernyanyi dengan meneteskan air matanya.  Se Yi selesai dan menyanyi dan seketika suasana hening dan sunyi.
 Seol Chan terbangun karena dikagetkan dengan panggilan telepon di ponsel milik Se Yi. 

Di rumah Se Yi,para tetangga menghampiri kamar apartement Guru Dok. Para tetangga kesal karena mereka merasa terganggu dengan nyanyian Se yi. Se Yi keluar menghampiri bibinya.  
 
“apa kau sudah merasa baik?” tanya Guru dok pada Se Yi

Se Yi mengiyakan. Guru Dok kesal dan mengatakan jika Se Yi tetap tinggal disini,ia tidak bisa bertindak sesuka hati Se Yi.kau tetap tak mau kembali ke rumahmu di Selandia Baru?

Se Yi hanya menggelengkan kepalanya.
 
 Seol Chan masih menatap ponsel milik Se Yi. Ada panggilan masuk dari ‘ibu’. Seol Chan bingung.akhirnya tanpa berpikir panjang,ia menjawab panggilan itu. Seol Chan belum sempat bicara,Ibu Se Yi sudah bicara duluan. 
Ibu Se Yi menanyakan kenapa Se Yi tak menjawab teleponnya. Ibunya juga berkata jika Se Yi kembali ke korea,seharusnya ia menghubungi ibunya dan memberi kabar bahwa ia sampai dengan selamat.

“ku dengar kau masuk sekolah hari ini. tidak apa-apa karena aku sudah bisa menghubungimu. Kau juga harus menuruti bibimu,oke? Saat aku kembali. Ayo kita bertemu.tak bisakah aku mendengar suaramu sekali saja?” suara ibu Se Yi terdengar sedih

Se Yi… ibunya terus memanggil nama Se Yi membuat Seol Chan memutus teleponnya.

“dia memiliki latar belakang keluarga yang rumit” gumam Seol Chan dengan melihat daftar kontak diponsel Se Yi. Hanya ada 3 daftar kontak.ibu,bibi dan rumah.
Manager Hong memanggil Seol Chan. Karena direktur Ko ingin berbicara dengan Seol Chan.

Direktur Ko menanyakan apaka seol chan masih tidak mau untuk mengunjungi gadis itu di rumah sakit?

Seol Chan menjawab,ia tak mau.

Direktur Ko juga mengatakan bahwa Seol Chan tidak bisa rilis album. Dengan santainya,seol Chan menjawab,tunda saja kalau begitu. Manager Hong melotot tak percaya dengan jawaban Seol Chan.

Seol Chan menjelaskan bahwa ini bukan tentang kebanggaan diri melainkan harga diri. Direktur Ko menanyakan perbedaan dari kebanggaan diri dan harga diri.

Seol Chan menjawab jika dua-duanya memiliki arti yang berbeda. Seol Chan menjelaskan jika ia pergi ke rumah sakit dan meminta maaf padanya,ia merasa takkan pernah bisa menyanyi lagi.

“kenapa?” tanya Manager Hong dan Direktur Ko bersamaan.

“jadi..” belum selesai menjawab,Direktur Ko mengiyakan permintaan Seol Chan.

“dan sebagai gantinya. Kau harus pergi ke sekolah” kata Direktur Ko

“apa katamu?” tanya Seol Chan tak percaya

Kembali ke sekolah selama 3 bulan.kau harus dilahirkan kembali sebagai pelajar teladan yang baik hati.orang yang dihancurkan oleh komentar online akan dibangkitkan kembali dengan komentar online juga.
 Manager hong mendukung ide Direktur Ko. Seol Chan masih tak percaya dengan ide dari direktur Ko.

“pelajar teladan yang baik hati? Kau kira anak-anak itu bodoh? Kau kira mereka tak tahu bahwa ini semua sandiwara?” kata Seol Chan kesal

Kalau begitu jangan tunjukkan kalau ini semua adalah sandiwara.bertindaklah dengan tulus.

Seol Chan kesal dan mengatakan kalau dirinya akan berada 1 sekolah dengan wanita gila itu.lalu ia pergi.

Eun Ha mendapat pesan dari temannya yang mengatakan kalau gadis gila itu tidak berasal dari sekolahnya.dan siswi lainnya juga mendapat pesan yang sama sehingga guru yang menerangkan terganggu.

Eun Ha kembali bergosip tentang gadis gila itu setelah si Guru selesai menerangkan pelajaran.
 Se Yi kembali ke kelasnya dan kembali duduk. Eun Ha menghampirinya dan menanyakan tentang pelajaran biologi korea selatan. Eun ha juga berkata kalau Se Yi datang dari Selandia Baru.

Se Yi ragu menjawabnya,lalu ia mengiyakan. Seon Woo dan Jae rok juga mendengar perbincangan Eun Ha dan Se yi.
 Eun Ha kaget tak percaya. Ia kira Guru Choi bercanda mengatakan hal itu.
Jae Rok menghampiri Se Yi dan mengatakan kalau Se Yi harus datang ke ‘All For One’ untuk mengajari bahasa inggris karena guru mereka sangat buruk dalam mengajar bahasa inggris.

Se Yi hanya mengedipkan matanya. 

“kenapa tidak? Aku bisa memberimu uang.berapa? kau butuh uang berapa? Berapa harga untuk membelimu” tanya Jae Rok

Se Yi menjawab kalau dirinya tak bisa berbahasa inggris. Jae rok heran. Se Yi membenarkan kalau dirinya disana menggunakan bahasa korea. Dan Se Yi juga menjelaskan kalau dirinya hanya berbicara dengan domba. Ia tinggal di rumah kecil dan menjaga domba. Kau tahu domba kan? 

Seisi kelas tertawa begitu juga Seon Woo,ia tersenyum mendengar jawaban polos Se Yi.

Do Nam bertanya,apa itu seperti Heidi?. Heidi ada di Alpen.

Seisi kelas tertawa keras mendengar jawaban se Yi.

Jae Rok terlihat kesal. Apa kau bercanda denganku?
“tidak. Aku berkata dengan benar” lagi-lagi Se Yi memasanga wajah polosnya. Murid lainnya semakin tertawa.

Jae Rok semakin kesal dan akan memukul Se Yi. Seon Woo memanggilnya dan mengatakan kalau itu cukup.

“Hey Radio!”teriak Jae Rok memanggil Kyu dong.
 Ya? Jawab Kyu Dong

“apa yang harus kau lakukan?’” perintah Jae Rok

Kyu dong akhirnya mengerti perintah Jae rok lalu ia berdiri.Kyu Dong menari dan bernyanyi membuat teman-temannya tertawa.Min Se Yi miris melihat Kyu Dong patuh pada Jae Rok.
 
Eun Ha mengatakan pada Se Yi jika Jae Rok memang seperti itu. Se Yi melihat teman-temannya,tapi tidak ada yang membantu Kyu Dong untuk berhenti menari. 

Seon Woo juga tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya diam saja di tempat duduknya.
 Seon Woo mendatangi Guru Dok dan memberikan daftar nama murid yang tampil. Guru Dok juga meminta Seon woo untuk mengajari Se Yi tentang perkembangan pelajaran.Seon Woo mengiyakan

Saat pulang sekolah,Se Yi dan teman-temannya di buat ricuh dengan adanya seekor burung masuk ke dalam ruang kelas mereka.
 Burung itu akhirnya bertengger di atas lampu atap.Se Yi mengambil sebuah meja dan berdiri di atas meja untuk menggapai ke burung itu.tapi tangannya tak sampai.

Lalu ia mengambil sebuah kursi dan meletakkannya di atas meja. Ia berdiri di atas kursi.Eun Ha menyaksikannya tak percaya dengan apa yang dilakukan Se Yi.Hei itu bahaya! Kata Eun Ha mendekati Se Yi dan membantunya untuk memegang kursi yang akan dinaiki Se Yi.
 
Tangan Se Yi akhirnya bisa menggapai burung itu. saat akan ia tangkap burung itu terbang dan Eun Ha melepaskan pegangannya,membuat kursi yang dinaiki Se Yi tergeser. Se Yi hampir saja terjatuh seketika Seon Woo memegang kursi yang dinaiki Se Yi.
 
 Seon Woo mengalihkan pandangannya karena Se Yi berdiri di atasnya.apa yang kau lakukan?

Eun Ha menjawab kalau Se Yi akan menangkap burung itu.

‘untuk apa kau menangkapnya” tanya Seon Woo

“untuk dibakar dan dimakan” jawab Se Yi
 
Seon Woo dan Eun Ha saling memandangi se Yi dengan wajah bingung.suasana menjadi hening

“aku hanya bercanda” ujar Se Yi tanpa ada ekspresi bercanda

Eun Ha mengatakan kalau lelucon yang diucapkan Se Yi tak terdengar lelucon. Fakta yang diucapkan Se Yi juga tidak terdengar seperti fakta.

Joon Hee memanggil Seon Woo.
Joon He tanya pendapat Seon Woo tentang konser amal. Seon Woo menjawab jika ia tidak tertarik,begitu juga dengan Jae Rok.  Jae Rok juga balik tanya pada Joon He. Joon He hanya menjawab kalau ia akan memikirkannya lagi.

“sepertinya aku tak pernah melihatnya?” tanya Joon Hee saat melihat Se Yi dan Eun Ha berjalan pulang

“matamu tajam. Dia murid pindahan” jawab Jae Rok
 
Eun Ha melihat Seon Woo dkk.Ia bilang bagaimana pun orang melihatnya,mereka sangat sempurna. tapi beda dengan Jae Rok,saat ia melihatnya ia merasa mual.

“Ma Joo Hee adalah konduktor dari ‘All For One’. Seon Woo adalah wakil konduktor” kata Eun Ha pada Se Yi

“All for One?”

All For One adalah klub orchestra sekolahnya. Itu adalah dunia para murid-murid kaya jadi Se Yi  tak perlu tahu lebih tentang mereka. yang perlu Se Yi ketahui adalah disana ada Joon Heed an Seon Woo.

Eun Ha juga bilang bahwa Seon Woo tidak terlalu buruk.tapi dia sangat dingin dan tak mudah untuk didekati.

“semua orang pasti akan membuat kesalahan tapi beda dengan Seon Woo. Dia tidak pernah melakukan kesalahan.tapi sikap dinginnyalah yang membuat menarik bagi orang lain

“karena sekarang musim semi tiba. Adam pasti akan segera tiba” kata Eun Ha

“Adam?”

“Orang yang menyeramkan dengan rambut berantakan. Dia mentapmu dengan kaca mata hitam.jaket lusuh.kedua tangan dimasukkan dalam kantong.bibir keringnya menyiulkan ‘My way’. Jika kau melihat orang seperti itu,kau tutup mata dan lari”

Kenapa?. Dia itu orang cabul. Meski ada nama lain seperti Superman dll,kami memanggilnya adam.
 
 Di balik pohon ada yang memperhatikan Se Yi. Seol Chan sengaja kembali ke sekolah secara sembunyi-sembunyi.

Seol Chan ingin mengembalikan ponsel milik Se Yi. Ia mengikuti Se Yi pulang sekolah. Eun Ha dan Se Yi pulang bersama.

Seol Chan mengeluh karena Se Yi masih bersama Eun Ha. Apa mereka tinggal bersama?
 Seol Chan sadar kenapa harus mengikuti Se Yi seperti ini (secara diam-diam). Aku bisa meminta Manager melakukannya (mengembalikan ponsel). Seol Chan diam sejenak,ia teringat saat Ibu Se Yi menelepon Se Yi dan ingin mendengar suara Se Yi.

Seol chan mau tidak mau harus membuntuti Se Yi.

Se Yi dan Eun Ha berpisah di pertigaan gang.  Seol Chan leluasa mendekati Se Yi. 
 
 “ Hey !” teriak Seol Chan memanggil Se Yi.

Tapi Se Yi tak segera menjawab ia lari dan Seol Chan mengejarnya. Saat Seol Chan memegang pundak Se Yi,secara reflex Se Yi memukul Seol Chan dengan tasnya dan ia terus berlari tanpa menoleh ke belakang.

“ada apa dengannya? Apa dia kira aku adalah orang mesum?”

Se Yi berhenti sebentar di pertigaan gang,ia lupa harus lewat mana. Akhirnya ia pasrah dan memilih terus berlari. Seol Chan berusaha meneriaki Se Yi tapi Se Yi tetap tak mau berhenti.
 
“tunggu dulu, kenapa aku harus mengejarnya seperti ini? ini tak benar” kata Seol Chan yang terus mengejar Se Yi.

Se Yi kira Seol Chan adalah adam dan Seol Chan dalam keadaan seperti itu masih bisa memikirkan rasa gengsinya.kasihan Seol Chan.wkwkwkw

Saat diperjalanan,Seon Woo tak sengaja melihat Se Yi yang dikejar oleh Seol Chan.

Se Yi tak bisa berlari lagi karena di depannya tidak ada jalan.

Seol Chan berhenti berlari dan mengatur nafasnya, Se Yi memberanikan diri melihat ke belakang. 

“ada apa denganmu? Kenapa kau mengejar ku” tanya Se Yi yang masih ketakutan

“Hey ! aku bukan orang seperti itu”
 "jangan dekati aku” perintah Se Yi yang sudah bersiap-siap untuk memukul Seol chan dengan tas.

“ Hey ! aku bukan orang mesum” kata Seol Chan mencoba menjelaskan
Dimana Kau? Min Se Yi!. Terdengar suara
Seol Chan membungkam mulut Se Yi saat Se Yi akan menjawab panggilan itu.
Se Yi ketakutan karena Seol Chan membungkam mulutnya. Ia ingin teriak untuk minta tolong. Seol Chan terus saja meminta Se Yi untuk diam. Tangan Se Yi sudah meronta-ronta.

“kau tak mengenaliku?” tanya Seol Chan meyakinkan Se Yi.
 Se Yi meneteskan air mata. Seol Chan kebingungan. 

“ ini aku , Yoon Seol Chan!” Seol Chan membuka kacamatanya

Se Yi berhenti meronta dan Se Yi membuka matanya untuk melihat jelas bahwa itu benar-benar Seol Chan lebih jelas. Mereka saling memandang.
 
 Tiba-tiba Seol Chan dipukul oleh Seon Woo. Seol Chan marah dan hendak membalas tapi tidak jadi saat melihat yang memukulnya adalah Seon Woo. Ia berusaha menutupi wajahnya, dan diam-diam kabur.

“Hey! Yoon Seol Chan” panggil Seon Woo yang ternyata mengenali Seol Chan

“sudah lama tidak ketemu,Jung Seon woo”

“sedang apa kau?” tanya Seon Woo.

Seol Chan tak segera menjawab,ia ingin cari alasan yang bagus. Se Yi mendekati Seol Chan.Apa?
 Se Yi memukul perut Seol Chan. Hingga Seol Chan jatuh kesakitan. 

“pria jahat” kata Se Yi bergegas pergi

“ Hey! Bgaimana kau bisa pergi begitu saja?” tanya Seol Chan yang masih memegangi kesakitan “selesaikan dulu salah paham ini”

Seon Woo mengambil tas Se Yi dan pergi mengejar se Yi.
Se Yi duduk melamun. Seon woo membawakan susu. “minumlah! Ini akan menenangkanmu”

“ terima kasih. Juga untuk tadi di kelas” 

Seon Woo bertanya,apa kau sulit untuk mengenali seseorang? 

Se Yi tak mengerti yang dimaksud Seon woo. Seon melanjutkan,soal Yoon Seol Chan. Kau tak mengenalinya padahal kau adalah fansnya?

“ aku bukan fansnya” jawab Se Yi

Seon Woo mengingat saat se Yi masih berdiri menatap kepergian Seol Chan di halaman sekolah.
Tapi… ada orang yang kubenci di dunia ini. jika kau berada dalam situasi mendesak dan harus memanggil orang yang kau benci.

Kejadian saat Seol Chan  membungkam mulut Se Yi ternyata Se Yi berusaha memanggil ibunya. Ibu.. Ibu

“bagaimana perasaanmu?” tanyanya pada Seon woo

Seon Woo menjawab kalau dirinya akan marah.
 
 Seol Chan kesal dengan Seon Woo. Matanya bengkak karena dipukul Seon Woo.
“berani sekali dia membuat wajahku seperti ini” ujar Seol Chan yang kesakitan
 Seol Chan juga memegangi perutnya. Min Se Yi !

Manager Hong membantu Seol Chan mengompres matanya yang bengkak.
Manager Hong bertanya,apa kau akan pergi ke sekolah?

Seol Chan menjawab bahwa ia tak akan pernah kembali ke sekolah.
Seol Chan memilih mengunjungi fans wanita yang ia tampar di rumah sakit. 
 

Tapi di depan rumah sakit,ia melihat para fans menunggu Seol Chan di pintu masuk. 
Manager Hong menyarankan agar Seol Chan menutup matanya dan tetap masuk ke rumah sakit. Manager Hong memberikan bunga pada Seol Chan untuk segera masuk. Tapi Seol Chan membuang bunga itu dan tidak memilih masuk ke rumah sakit itu.
 Di sekolah,Jae rok memperhatikan Se Yi di luar kelas. Jae rok seperti akan membuat masalah.ia menghampiri Se Yi dan memanggilnya,Hey! Gadis pengembala domba.
Para murid lainnya melihat kea rah Se Yi.
 
 Seol Chan kembali ke sekolah dan memilih menjadi murid teladan yang baik daripada berlutut dan mengunjungi fans aneh itu di rumah sakit.
Jae Rok berkata pada Se Yi bahwa ia belum membuat pesta penyambutan untuk Se Yi.Jae Rok juga mengatakan bahwa si radio (Kyu dong) telah menyiapkan sesuatu untuk Se Yi.
“benarkan Radio?” tanya Jae Rok pada Kyu Dong
 
Kyu Dong mengiyakan karena Jae Rok memberi isyarat pada Kyu dong untuk mengiyakan.Jae rok berkata,Radio akan mewakili kelas kita untuk menyanyikan sebuah lagu.kau akan juga melakukan sesuatu? Seperti menari,menyanti atau melawak? Apapun tak masalah
“aku tak mau” kata Se Yi menolak permintaan Jae Rok
Seon Woo dan Na Na hanya diam saja melihat Jae Rok mulai kesal. 
“ tak mau? Kenapa? Kenapa tak mau?”
“ aku tak mau saja”
Do Nam kesal dan marah karena Se Yi menolak permintaan Jae Rok. Seol cha nada di dekat pintu menyaksikan Se Yi diperlakukan seperti itu oleh Jae Rok.
Seon Woo hendak berdiri dan melerai Jae Rok. Tapi Jae rok kembali ke tempat duduknya dan ia meminta Kyu Dong untuk bernyanyi. Kyu dong dengan berat hati mengiyakan.
 
 
Kyu Dong mulai menyanyi seperti penyanyi seriosa. Seisi kelas mulai menertawakan Kyu Dong.
Se Yi terlihat kasihan pada Kyu dong.ia juga heran kenapa teman-temannya malah tertawa saat Kyu Dong bernyanyi.
Jae rok tertawa dan meminta Kyu Dong dengan nada lebih tinggi. Kyu dong menuruti Jae Rok.
Seol Chan melihat kejadian itu juga heran dengan Se Yi yang diam saja melihat Kyu Dong diperlakukan semena-mena oleh Jae Rok.
 
Kyu Dong bernyanyi dengan wajah sedih. Eun Ha juga sedih melihat Kyu dong.
Seon Woo mulai kesal dan meminta Kyu dong berhenti tapi Kyu Dong tetap bernyanyi sambil menangis. Seon woo mulai kesal karena Kyu Dong tak menuruti perintahnya.
Na Na berteriak meminta Seon woo untuk tutup mulut. Para muri-murid melihat ke arah Na Na,mereka heran Na Na tiba-tiba berbicara.
 
Jae rok meminta Kyu Dong untuk berhenti tapi Kyu Dong tetap bernyanyi dengan air matanya terus menetes. Saat Kyu Dong kehabisan suara, Se Yi melanjutkan nyanyian dan ia berduet dengan Kyu Dong. Secara bergantian mereka bernyanyi sehingga membuat Jae Rok kesal.
Seol chan terharu mendengar nyanyian mereka berdua.
 
 
Mereka berdua berhenti bernyanyi, Eun Ha tepuk tangan disusul beberapa murid lainnya. Jae Rok mulai meledakkan amarahnya. Seon woo menghentikan Jae Rok yang hendak menghampiri Se Yi.
Seol Chan membuka pintu dan masuk ke ruang kelas dan membuat yang lainnya terkejut dengan kedatangan Seol Chan. 
 
 Seol Cham menghampiri Se Yi dan berkata,Min Se Yi! Jadilah teman sebangkuku?
Se Yi melotot mendengarnya tak percaya.
 
Seisi kelas kaget mendengar permintaan Seol Chan untuk menjadi teman sebangku denga Se Yi.



8 komentar:

Anonymous said...

Kya akhirnya Part 2 nya keluar . Di tunggu episode selanjutnya ya . Jangan lama-lama ya

Yuni Ong said...

Chngu download drama2 korea d.mna y ??

rika said...

yhe akhirnya q menemukan drama korea yang bagus,, gomawo kak

Neng Fiiefieen said...

di medium quality atau doramax

Tri Oktaviyani said...

lagu yang seriosa yang dinynyiin radio ama see-yi judulnya apa ya?

Neng Fiiefieen said...

coba cek dsini http://nengfiiefieen.blogspot.com/2014/03/all-about-monstar.html

Wangnoni Ajah said...

Keren...

Wangnoni Ajah said...

Keren...

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya ^^
walau aku tak membalas satu per satu,tapi aku selalu membaca komentar kalian